Tuesday, 04 Aug 2020
Temukan Kami di :
News

Ini Penjelasan BMKG soal Gempa Banten Terasa Hingga ke Jakarta

Aisyah Isyana - 07/07/2020 15:45

Beritacenter.COM - Badan Menteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan soal guncangan gempa magnitudo 5,4 di Banten yang terasa hingga ke Jakarta. BMKG menyebut tanah lunak di Jakarta menjadi penyebab gempa juga terasa disana.

"Guncangan gempa ini sangat dirasakan di Jakarta karena adanya efek soft sediment/tanah lunak (local site effect) di Jakarta sehingga resonansi akibat tebalnya lapisan tanah lunak ini membuat gempa sangat dirasakan," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/7/2020).

Baca juga : 

Daryono menyebut gempa yang terjadi sekira pukul 11.44 WIB itu sebagai gempa menengah, berguncang dari pusat gempa di Banten, tepatnya 18 km arah barat daya dari Rangkasbitung, dengan kedalaman 87 km. Gempa membuat lempeng bumi di lokasi bergerak naik.

"Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat adanya deformasi pada Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Lempeng Eurasia, tepatnya di bawah Banten selatan. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," kata Daryono.

Guncangan gempa yang terjadi di Banten, turut dirasakan masyarkat Jakarta, terutama yang berada di gedung perkantoran lantai atas. Ada juga masyarakat yang turut merasakan gempa meski tak berada di lantai atas, namun sebagian tidak merasakan getaran gempa.

Tak hanya di Jakarta, gempa itu juga turut dirasakan hingga ke wilayah yang lebih jauh dari pusat gempa, seperti di Bandung, Jawa Barat. Kendati begitu, tak ada laporan soal dampak kerusakan yang diakibatkan oleh gempa tersebut.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Daryono.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA