Friday, 14 Aug 2020
Temukan Kami di :
News

Kasus Covid-19 Terus Bertambah di Jatim, Khofifah Tegur Malang Raya

Anas Baidowi - 04/07/2020 21:29

Beritacenter.COM - Kasus baru penularan virus Corona atau COVID-19 di Kota Malang meningkat dari sebelumnya penularan berisiko sedang menjadi tinggi. Dari skor epidemologi, Kota Malang memperoleh 1,31 dari sebelumnya 2,16.

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko mengakui bahwa Kota Malang dapat teguran dari Gubernur Jawa Timur (Jatim), sebagai salah satu daerah di Malang Raya yang penambahan kasus baru cukup masif.

"Jadi saya sampaikan ke publik bahwa hari ini evaluasi dari ibu gubernur yang dilakukan sore tadi bahwa Malang masuk zona merah, zona merah itu penularan dengan risiko tinggi," kata Sofyan Edi.

Oleh karena itu, pria yang disapa Bung Edi ini mengingatkan masyarakat Malang untuk terus mematuhi protokol kesehatan Covid-19, guna meminimalisir penambahan kasus positif baru.

"Disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan ini sangat penting dan menentukan zona Malang ke depan. Saya himbau kepada seluruh masyarakat termasuk tokoh - tokoh di Malang tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan ayo kita kampanyekan disiplin menggunakan masker, jaga jarak , termasuk cuci tangan dan pola hidup, berpikir positif, supaya daya tahan tubuh kita semakin baik," pungkasnya.

Pasien positif Covid-19 di Malang raya terus bertambah signifikan hingga Jumat 3 Juli 2020 malam. Bahkan, dari data terbaru 32 pasien positif baru terkonfirmasi, dengan rincian 17 pasien positif baru dari Kota Malang, 13 pasien positif baru dari Kota Batu, dan 2 kasus penambahan baru dari Kabupaten Malang.

Dari data epidemiologi Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur pun Kota Malang dan Kota Batu masuk dalam zona merah corona dengan penularan risiko yang tinggi. Selain Kota Malang dan Kota Batu, di Jawa Timur terdapat 10 wilayah lainnya, di antaranya tiga daerah di Surabaya raya, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Mojokerto, dan Kabupaten Pamekasan.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA