Wednesday, 05 Aug 2020
Temukan Kami di :
News

Polisi Minta PA 212 dkk Taati Aturan dan Tak Buat Keributan di Apel Gayang Komunis Besok

(Imbauannya) mereka mengikuti protokol yang ada dan jangan bikin keributan. Kan mereka ini hanya apel saja, habis apel langsung bubar, dan tidak ada konvoi-konvoi, dan jangan ganggu masyarakat. Itu saja intinya

Aisyah Isyana - 04/07/2020 14:24

Beritacenter.COM - Polisi mengimbau massa Persaudaraan Alumni (PA) 212, GNPF Ulama, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menggelar aksi bertajuk 'Apel Siaga Ganyang Komunis' untuk senantiasa mengikuti aturan dan tidak menimbulkan keributan.

"Kami kan sampaikan ke mereka, selama mereka mengikuti aturan, kan nggak ada masalah. Sekarang kan masih PSBB transisi, protokol kesehatan mereka (harus) ikuti. Nggak ada yang ramai-ramai bakar-bakar misalnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Sabtu (4/7/2020).

Baca juga : Satu Tersangka dan Satu Saksi, Ini Motif Eks Pegawai Starbucks Rekam Video Intip Payudara

Dia memastikan polisi akan menindak tegas para peserta demo yang tak mengindahkan aturan, atau bahkan membuat keributan. Yusri juga mengimbau peserta apel untuk tidak menggelar konvoi kendaraan sesuai acara dan dapat membubarkan diri dengan tertib.

"(Imbauannya) mereka mengikuti protokol yang ada dan jangan bikin keributan. Kan mereka ini hanya apel saja, habis apel langsung bubar, dan tidak ada konvoi-konvoi, dan jangan ganggu masyarakat. Itu saja intinya," tegas Yusri.

Sementara soal aksi pembakaran bendera partai saat aksi demo beberapa waktu lalu, Yusri berpesan agar hal itu tak terulang lagi. Dia memastikan akan menerjukan sejumlah personel guna mengamankan jalannya aksi tersebut.

"Jangan sampai terjadi seperti itu (pembakaran bendera partai). Karena ini cuma apel, mereka bukan demo. Hanya apel siaga. Itu kan apel siaga saja, kita pengamanan saja. Kalaupun nanti perlu dilakukan pengalihan lalu lintas, kita lihat situasinya saja," terang Yusri.

Untuk diketahui, 'Apel Siaga Ganyang Komunis' akan digelar pada Minggu (5/7) besok. Aksi itu diketahui akan digelar di sejumlah daerah di Indonesia, salah satunya di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Di ini kan, di Lapangan Ahmad Yani, kan," kata Sekjen GNPF Ulama Edy Mulyadi saat dimintai konfirmasi, Jumat (3/7).

Sementara itu, juru bicara PA 212 Ustaz Haikal Hassan juga turut membenarkan soal digelarnya apel itu di sejumlah daerah. Dia menyebut pihaknya tengah mendapat daerah-daerah yang akan menggelar apel tersebut.

"Lagi didata. Hampir semua daerah di seluruh Indonesia," terang Ustaz Haikal




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA