Tuesday, 04 Aug 2020
Temukan Kami di :
News

Terjerat Pinjaman Online, Mantan Karyawan Minimarket Rampok Uang Rp100 Juta

Anas Baidowi - 02/07/2020 18:22

Beritacenter.COM - AM (22) nekat merampok minimarket di Kecamatan Lemahabang, Karawang, Jawa Barat dan membawa kabur uang sebesar Rp100 juta setelah berhasil membius hingga tertidur.

Tersang AM merupakan mantan pegawai minimarket tersebut, aksi AM berlangsung mulus menguras brankas hingga akhirnya diringkus polisi.

"Jadi dia tahu betul situasi di tempat sasarannya. Bahkan dia tahu tempat penyimpanan brankas dan dengan mudah mengambil uang di dalamnya," kata Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Bimantoro Kurnia, Kamis (2/7).

Bimantoro menjelaskan, modus yang dilakukan tersangka dengan membius AL, karyawan minimarket yang memegang kunci minimarket. Dia mendatangi AL di tempat kosnya saat tengah malam.

Tersangka sudah melakukan persiapan, membeli 12 butir obat bius dan dua botol minuman suplemen. "Dia sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk melaksanakan aksi kejahatan," ujar Kasat Reskrim.

Sampai di tempat kos AL, tersangka diam-diam memasukan obat tidur kedalam minuman suplemen yang akan diberikan kepada AL. Karena tidak curiga, AL meminum suplemen tersebut sambil ngobrol.

"Setelah minum suplemen itu, Al langsung tertidur. Kemudian tersangka mencari kunci pintu minimarket yang dipegang korban," tutur AKP Bimantoro.

Tersangka, AM lalu mengambil tiga ikat kunci dari kamar AL. Tujuannya yaitu brankas minimarket yang berisi uang. "Kejadiannya pukul 4.00 Wib subuh. Ia pun membuka rolling dor, pintu kaca hingga masuk ke ruangan penyimpanan. Pelaku melakukannya dengan cepat karena masih hafal situasi minimarket tersebut," ungkap dia.

Saat diperiksa penyidik, AM mengaku, nekat merampok karena terjerat utang. "Utangnya Rp10 juta. Tapi dia mengambil seluruh uang di dalam brankas. Nilainya mencapai Rp100 juta," kata Kasat Reskrim.

Selain digunakan untuk melunasi utang, AM menggunakan uang curian itu untuk membetulkan motor. Namun dia belum sempat menikmati seluruh uang curiannya karena keburu ditangkap polisi.

"Kurang dari 24 jam, kami tangkap pelaku di rumahnya. Saat ditangkap, ia masih membawa tas berisi uang curian," pungkas AKP Bimantoro.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA