Friday, 14 Aug 2020
Temukan Kami di :
News

Viral Pegawai Intip Payudara Pelanggan via CCTV, Starbucks: Tak Bisa Ditoleransi, Pecat!

Perilaku tersebut tidak dapat kami toleransi dan individu yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi bersama PT Sari Coffee Indonesia

Aisyah Isyana - 02/07/2020 13:30

Beritacenter.COM - Viral di media sosial sebuah video yang menampakkan pegawai Starbucks Indonesia, tengah mengintip payudara pelanggan lewat ruang kontrol CCTV. Aksi tak senonoh pegawai itu terekam dalam video yang saat ini telah viral di media sosial.

Banyak pihak mengecam aksi pegawai diruang kontrol CCTV itu. Pihak Starbucks Indonesia yang sangat menyayangkan adanya aksi itu, menyampaikan permohonan maaf dan langsung memberikan sanksi tegas berupa pemecatan terhadap pegawai yang bersangkutan.

Baca juga :

"Kami telah menindaklanjuti kejadian tersebut dengan karyawan yang bersangkutan dan memastikan agar tidak terulang kembali kejadian seperti ini," kata Senior General Manager Corporate PR and Communications PT Sari Coffee Indonesia, Andrea Siahaan, kepada wartawan Kamis (2/7/2020).

"Perilaku tersebut tidak dapat kami toleransi dan individu yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi bersama PT Sari Coffee Indonesia," sambungnya.

Andrea menyebut pihaknya juga sangat resah dengan aksi tak terpuji yang dilakukan pelaku. Dia berharap, kedepannya kejadian serupa tak terjadi dan para pelanggan diseluruh gerai dapat merasa nyaman dan aman.

"Kami PT Sari Coffee Indonesia sangat resah mengetahui bahwa telah terjadi perilaku di luar norma yang kami junjung, di mana kami berharap setiap pelanggan di seluruh gerai kami merasa nyaman dan aman," jelasnya.

Untuk diketahui, viral sebuah video unggahan Instagram Story seorang pria bersama rekannya tengah memantau kamera CCTV di Starbucks. Salah satu pria meminta agar kamera CCTV di zoom menyorot ke bagian dada salah seorang pelanggan perempuan.

Mereka pun lantas terdengar tertawa kegirangan saat video menyorot ke dada pelanggan itu di zoom. Video yang belakangan viral itu mendapat kecaman warganet. Aksi tak senonoh para pegawai itu dinilai sangat tak terpuji dan sebagai pelecehan seksual.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA