Tuesday, 29 Sep 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Wapres Ma'ruf: Generasi Milenial 'Pemimpin' di Dekade Mendatang Harus Bebas Narkoba

Indonesia, pada sisi lain sedang memasuki gerbang bonus demografi. Generasi milenial pada dekade mendatang akan muncul sebagai pengganti generasi saat ini. Mereka harus sehat dan produktif. Harus hidup 100 persen dan hidup bahagia tanpa narkoba

Aisyah Isyana - 26/06/2020 11:34

Beritacenter.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut Indonesia tengah memasuki era bonus demografi. Menurutnya, generas milenial akan menjadi pemimpin baru pada dekade mendatang. Dia berharap, generasi muda calon pemimpin pengganti genarasi saat ini, dapat terbebas dari jerat narkoba.

"Indonesia, pada sisi lain sedang memasuki gerbang bonus demografi. Generasi milenial pada dekade mendatang akan muncul sebagai pengganti generasi saat ini," kata Ma'ruf pada peringatan Hari Antinarkotika Internasional yang diselenggarakan BNN secara virtual, Jumat (26/6/2020).

Baca juga :

Generasi muda calon pemimpin masa depan, diharapkan Ma'ruf dapat menjadi pemimpin yang sehat dan produktif. Untuk itu, Ma'ruf meminta agar generasi milenial dapat hidup bahagia dan bebas dari jerat narkoba.

"Mereka harus sehat dan produktif. Harus hidup 100 persen dan hidup bahagia tanpa narkoba," katanya.

Ma'ruf juga merangkul seluruh lapisan masyarakat untuk bersama memerangi narkoba. Hal itu peniting dilakukan guna menyelamatkan generasi masa depan dari bahaya narkoba.

"Mari kita bersama-sama menyelamatkan generasi masa depan. Menyelamatkan anak cucu kita. Menyelamatkan bangsa Indonesia dari kejahatan narkoba," kata dia.

Sementara itu, Kepala BNN Heru Winarko turut membeberkan langkah serta strategi BNN dalam memerangi narkoba di tanah air, salah satunya dengan melakukan aktivitas yang dapat memperlambat peredaran narkoba.

"Langkah strategis yang dilakukan BNN yang dilakukan dalam upaya perang melawan narkotika melalui strategi demand reduction merupakan aktivitas pencegahan agar masyarakat memiliki ketahanan diri dan imun terhadap penyalahgunaan narkotika," jelasnya.

Selain itu, BNN juga akan menindak tegas para sindikat pengedar narkoba yang masih nekat mengedarkan barang haram itu. Sementara untuk para pengguna narkoba, Heru menyebut upaya rehabilitasi juga terus dilakukan petugas.

"Selain itu, melalui strategis supply reduction, yaitu aspek penegakan hukum yang tegas dan terukur dalam menangani sindikat narkotika. Selain itu, juga dilakukan upaya rehabilitasi bagi para pecandu dan penyalahgunaan narkotika sebagai bentuk konkret yang telah dilaksanakan dalam menunjang kepercayaan dari masyarakat," jelasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA