Tuesday, 14 Jul 2020
Temukan Kami di :
News

Polisi Kantongi Identitas Pemegang Senpi Anak Buah John Kei

Anas Baidowi - 25/06/2020 08:23

Beritacenter.COM - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tengah mengejar penembak di Green Lake City, Kota Tangerang, Banten. Identitas anak buah John Kei itu telah dikantongi polisi.

"Namanya kita sudah tahu dan kita masih pengejaran yang bersangkutan pemegang senpi itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2020.

Yusri mengatakan perbuatan pelaku sudah melukai pengemudi ojek online (ojol), Andreansah. Namun, Yusri belum mau membeberkan identitasnya.

"Memang ada satu pelaku bawa senpi yang mengakibatkan satu sopir ojol terkena ricochet serpihan," ujar dia.

Pelaku melakukan penembakan sebanyak tujuh kali. Satu tembakan mengenai jempol kaki kanan Andreansah.

"Korban sudah dioperasi dan sudah bisa diambil pecahan (proyekil) itu," ungkap dia.

Kondisi korban salah tembak itu telah membaik. Dia telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang.

John Kei bersama anak buahnya melakukan aksi kekerasan di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat dan Green Lake City, Kota Tangerang Banten pada Minggu siang, 21 Juni 2020. John Kei dan 29 anak buahnya diringkus setelah aksi tersebut.

Seorang anak buah Nus Kei, Yustus Corwing alias ER, tewas kena bacok. Kemudian, satu anak buah lainnya, Angky mengalami putus pada empat jari tangan kanan dan seorang sekuriti, Nugroho Adi Wibowo, tertabrak.

Dalam peristiwa ini polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain 28 tombak, 24 senjata tajam, tiga ketapel panah, dua stik baseball, 17 ponsel, dan sebuah decoder hikvision.

John Kei dan anak buahnya dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Senjata Api, Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 169 KUHP tentang Pemufakatan Jahat, Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Mereka terancam dihukum mati.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA