Monday, 18 Jan 2021
Temukan Kami di :
News

Dulu 2012, Kini Kalender Suku Maya Tafsirkan Kiamat Hari Ini, Ini Kata MUI..

Karena tanda seperti yang ada dalam hadis nabi tersebut belum ada maka umat Islam diharap untuk tidak terpengaruh oleh berita-berita tersebut

Aisyah Isyana - 21/06/2020 08:25

Beritacenter.COM - Warganet media sosial dihebohkan dengan isu kiamat yang ramai jadi perbincangan hingga menjadi trending topic di Twitter. Isu kiamat itu turut dikaitkan dengan Tafsir Kalender Suku Maya, yang mengindikasi jika bumi akan berakhir hari ini, 21 Juni 2020.

Sebelumnya, Kalender Suku Maya juga menafsirkan kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012, dan ternyata salah. Kali ini, kiamat kembali ditafsirkan terjadi pada 21 Juni 2020. Namun, prediksi itu juga bentrok dengan tanggal Gerhana Matahari Cincin Api yang juga akan terjadi hari ini.

Baca juga :

Menanggapi adanya tafsiran soal kiamat itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau agar masyarakat tidak terpengaruh. MUI memastikan jika tafsiran itu tak benar adanya, pasalnya tanda-tanda terjadinya kiamat juga belum ada.

"Karena tanda seperti yang ada dalam hadis nabi tersebut belum ada maka umat Islam diharap untuk tidak terpengaruh oleh berita-berita tersebut," kata Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abas, ketika dihubungi, Sabtu (21/6/2020).

Untuk itu, Anwar mengaku tak terlalu terpengaruh soal heboh isu kiamat tersebut. "Saya tidak percaya besok kiamat karena tanda-tanda untuk itu belum ada," lanjut Anwar.

Dia menjelaskan soal tanda-tanda akan datangnya hari kiamat. Anwar menyebut, penjelasan itu sudah ada di dalam hadis yang diriwayatkan Muslim.

"Dalam salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, nabi menyebutkan ada beberapa tanda bahwa kiamat itu akan tiba yaitu: asap, Dajjal, binatang besar, terbit matahari dari tempat tenggelamnya, turunnya Isa bin Maryam Alaihissalam, Ya'juj dan Ma'juj, tiga kali gempa bumi, sekali di timur, sekali di barat, dan yang ketiga di Semenanjung Arab, yang akhir sekali adalah api yang keluar dari arah negeri Yaman yang akan menghalau manusia ke Padang Mahsyar mereka," tulisnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA