Monday, 02 Aug 2021
Temukan Kami di :
News

BIN Gelar 28 Ribu Rapid Test di Surabaya, 1.300 Orang Positif COVID-19

Aisyah Isyana - 18/06/2020 07:28

Beritacenter.COM - Guna menekan angka penyebaran COVID-19, Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar tes massal virus Corona selama 19 hari terakhir di Surabaya, Jawa Timur. Hasilnya, terdapat sebanyak 1.300 orang terinfeksi Corona berdasarkan pemeriksaan tes swab.

Dikatakan Head of Medical Intelligence dokter Sri Wulandari, ada sebanyak 28 ribu warga Surabaya yang mengikuti rapid test sejak 29 Mei-17 Juni 2020. "Sampai hari ke-19, sekitar 28 ribu rapid test sudah kami lakukan di Surabaya," ungkap Sri dilansir Antara, Rabu (17/6/2020).

Baca juga :

Sri mengatakan, terdapat 3.500 orang yang mendapat hasil reaktif dari 28 ribu orang yang menjalani rapid test. Alhasil, mereka yang reaktif langsung mendapat penanganan untuk segera mengikuti tes swab atau PCR (polymerase chain reaction).

"Untuk (hasil) reaktif sekitar 3.500 orang dan dari hasil swab yang positif sekitar 1.300-an orang lebih," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baladhika Karya Jatim Sumardi mengapresiasi langkah BIN memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan menggelar rapid test di Surabaya. Menurutnya, BIN telah berperan besar untuk membantu menekan penyebaran COVID-19 di Surabaya.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada BIN yang saat ini telah memberikan kegiatan yang luar biasa, yaitu rapid test massal yang ada di Surabaya. Ini menurut saya sesuatu yang sangat luar biasa dan kita memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BIN," katanya.

Rencananya, BIN akan mengakhiri kegiatan rapid test COVID-19 secara maraton di Surabaya pada 20 Juni mendapatng. Tak hanya menggelar test cepat, BIN juga memberikan bantuan ribuan alat-alat kesehatan seperti mobile lab PCR test hingga alat pelindung diri (APD) lengkap untuk tenaga medis di Surabaya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA