Saturday, 25 Sep 2021
Temukan Kami di :
News

DMI Buat Aturan Salat Jum'at 2 Gelombang Ganjil-Genap Nomor HP, Ini Kata Kemenag..

Aisyah Isyana - 17/06/2020 09:50

Beritacenter.COM - Masjid yang terpantau jemaahnya membludak hingga ke halaman bahkan ke jalanan saat digelarnya salat Jum'at, akan diterapkan dua gelombang aturan ganjil-genap yang didasarkan nomor ponsel (HP) Jemaah.

Untuk itu, Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengeluarkan surat edaran tata cara Salat Jum'at yang dibuat dua gelombang dengan aturan ganjil-genap nomor ponsel jemaah. Kemenag menyerahkan hal itu kepada masyarkat untuk setuju atau tidak dengan usulan tersebut.

Baca juga :

"Masyarakat boleh memilih jika kondisi harus dua kali (gelombang) karena keterbatasan ruang, sebagaimana fatwa MUI," ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam Kamaruddin Amin kepada wartawan, Rabu (17/6/2020).

Kamaruddin menyebut DMI memiliki dasar soal aturan salat Jum'at dua gelombang itu, meski ada sejumlah lembaga yang tak sepeakat. "DMI punya dasar, yaitu fatwa MUI meskipun MUI sendiri berbeda pendapat. LBM PBNU dan MUI jatim mengatakan tidak sah dua sif, MUI DKI dan Depok sah," jelasnya.

Untuk itu, Kamaruddin menyebut MUI pusat mempersilahkan jemaah untuk memilih opsi yang sekiranya memudahkan mereka dan sesuai dengan keadaan dan kemaslahatan bersama.

"MUI pusat menjelaskan khilafiyah ini tanpa mentarjih dan mempersilakan jemaah memilih satu diantara dua pendapat yang ada sesuai keadaan dan kemaslahatan masing-masing wilayah," tuturnya.

Adapun aturan salat Jum'at dua gelombang itu tercantum dalam SE Nomor 105-Khusus/PP-DMI/A/VI/2020 tertanggal 16 Juni 2020. SE ini ditandatangani Ketum DMI Jusuf Kalla dan Sekjen DMI Imam Addaraqutni.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA