Saturday, 11 Jul 2020
Temukan Kami di :
Bisnis

Menteri Erick Thohir Pangkas Ratusan Menjadi Puluhan Perusahaan BUMN

Indah Pratiwi - 10/06/2020 10:42

Beritacenter.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan mengambil kebijakan untuk merampingkan sejumlah BUMN yang ada di tanah air. Keputusan ini untuk efisiensi di tubuh seluruh perusahaan plat merah itu.

Saat ini saja total ada 142 BUMN yang kini berhasil dirampingkan menjadi 107 BUMN. Erick menargetkan pemangkasan jumlah BUMN akan mencapai target berkisar 80 perusahaan BUMN saja.

“Khususnya pada situasi pandemi Covid-19 merupakan saat yang tepat untuk melakukan restrukturisasi untuk memperkuat posisi BUMN baik posisi keuangan maupun posisi dalam industri. Dari 142 BUMN sekarang ini kita bisa tinggal 107 BUMN. Ini akan kita turunkan terus kalau bisa ke angka 80," kata Erick di Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Dengan berkurangnya perusahaan plat merah sebagai langkah konsolidasi BUMN, di antaranya adalah sektor farmasi dan asuransi. Saat ini kementriannya akan melakukan efisiensi di tubuh Kementerian BUMN tersebut.

Erick Thohir menyebutkan, salah satunya perusahaan farmasi berhasil membuat holding BUMN Farmasi. Adapun PT Bio Farma (Persero) menjadi induk perusahaan. Selain itu anggotanya PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma Tbk dibawah naungan Bio Farma.

Bukan itu saja, untuk sektor asuransi, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau (BPUI) diresmikan menjadi perusahaan induk dengan anggotanya PT Asuransi Jasa Raharja, PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo).

Dengan terbentuknya holding ini merupakan keputusan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2020 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara ke Dalam Modal Saham PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI).




Berita Lainnya

Group Lion Air Akui 2.600 Karyawan Dirumahkan

02/07/2020 19:25 - Indah Pratiwi

Maskapai Lion Air Lakukan PHK Karyawan

29/06/2020 19:08 - Indah Pratiwi

Gojek Dikabarkan Akan Lakukan PHK Karyawannya

23/06/2020 23:13 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA