Tuesday, 26 Jan 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Kinerjanya Mengecewakan Warga dan Pendukungnya, Elektabilitas Anies Turun Drastis

Lukman Salasi - 09/06/2020 15:21

BeritaCenter.COM – Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menurun tajam. Hal ini berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada Senin (8/6) kemarin.

Bahkan dalam survei tersebut, elektabilitas Anies disalip Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan dipepet ketat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang keduanya sama-sama mengalami kenaikan elektabilitas.

Ketua DPP PAN Saleh Pertaonan Daulay menilai, menurunya elektabilitas Anies karena kinerjanya selama ini, khususnya dalam penanganan COVID-19 mengecewakan.

"Hasil survei itu tentu harus menjadi cermin bagi Anies. Sebab, di tengah pandemi COVID-19 seperti ini, semestinya surveinya naik. Berbanding lurus dengan kuantitas dan frekuensinya tampil dan berbicara di media," ujar Saleh Pertaonan Daulay, Selasa (9/6/2020).

"Dari semua kepala daerah, yang paling sering tampil di media berkenaan dengan COVID-19 ini adalah Pak Anies. Itu artinya, masyarakat banyak yang kenal dan juga mengikuti kiprahnya. Tetapi kenapa surveinya justru turun?" imbuhnya.

Anggota Komisi IX DPR RI itu menilai masyarakat berharap banyak kepada Anies dalam menangani pandemi Corona di Ibu Kota. Namun, berdasarkan survei tersebut, Saleh menilai warga tidak puas atas kinerja Anies.

"Masyarakat tentu saja berharap banyak kepada Anies Baswedan. Mulai dari penyediaan fasilitas dan sarana kesehatan untuk menangani COVID-19, aturan-aturan terkait PSBB, dan terutama distribusi bantuan sosial. Bisa saja masyarakat tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan selama COVID-19 ini," katanya.

Kebijakan Anies dalam menangani Corona, menurut Saleh, juga menjadi sorotan. Saleh menyebut kebijakan yang diambil Anies acap kali berseberangan dengan pemerintah pusat dalam menangani Corona.

"Selain itu, pola hubungan dan koordinasi antara pusat dan daerah sangat disorot masyarakat. Ada kesan bahwa Anies sering sekali berseberangan dengan kebijakan pemerintah pusat. Walau niatnya baik, tetapi bisa saja orang memandang tidak etis. Persepsi publik tentu sangat beragam," tutur Saleh.

Saleh menyakini pendukung Anies saat Pilkada DKI juga berkurang. Dia menyebut kinerja Anies biasa-biasa saja.

"Pilkada kemarin adalah pilkada paling panas se-Indonesia. Banyak harapan disematkan ke pundak Anies. Tetapi setelah menjabat ini, biasa-biasa aja. Tidak ada yang bisa membuat pendukungnya dulu berbangga," jelas dia.

"Anies semestinya sudah membaca dan mencermati ini. Jangan sampai ada pendukung yang menyesal karena pernah ikut memperjuangkannya," lanjutnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA