Tuesday, 29 Sep 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Jokowi Siap Pulihkan Ekonomi Nasional, Ajak Kejagung Hingga KPK Mengawasinya

Lukman Salasi - 03/06/2020 15:05

BeritaCenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama para menterinya tengah menyiapkan sejumlah program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari dampak pandemi COVID-19. Anggaran yang disiapkan untuk program tersebut mencapai Rp 677,2 triliun.

Jokowi mengingatkan agar program pemulihan ekonomi betul-betul dilakukan secara hati-hati dan transparan. Ia lantas meminta Kejagung hingga KPK agar ikut mengawasinya.

"Saya ingatkan agar pemulihan ekonomi harus dilakukan secara hati-hati, transparan, akuntabel, serta mampu mencegah risiko terjadinya moral hazard," ujarnya saat membuka rapat terbatas yang membahas Penetapan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui virtual, Rabu (3/6/2020).

Jokowi menekankan, prinsip kehati-hatian, transparansi dan akuntabel sangat penting diterapkan dalam program PEN. Oleh karena itu dia meminta sederet lembaga penegak hukum untuk ikut mengawasi program tersebut.

"Ini penting sekali. Oleh karena itu saya minta Jaksa Agung, BPKP, pada LKPP dari awal sudah melakukan pendampingan dan jika diperlukan, KPK juga bisa dilibatkan untuk memperkuat sistem pencegahan. Ini Penting," tuturnya.

Meski begitu Jokowi mengatakan, saat ini tantangan terbesar Indonesia juga menyiapkan program pemulihan ekonomi yang tepat dan dapat dieksekusi dengan cepat. Tujuannya untuk mencegah penurunan pertumbuhan ekonomi lebih dalam lagi.

"Kita tahu kuartal pertama ekonomi kita hanya mampu tumbuh 2,97% dan kuartal kedua, ketiga dan keempat kita harus mampu menahan agar laju pertumbuhan ekonomi tidak merosot lebih dalam lagi, tidak sampai minus dan bahkan kita harapkan kita pelan-pelan mulai bisa rebound," tegasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA