Wednesday, 08 Jul 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Polri Siap Selidiki Pelaku Teror Diskusi UGM

Baharuddin Kamal - 31/05/2020 13:52 Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono.

FOKUS : Polisi

Beritacenter.COM - Polisi Republik Indonesia (Polri) siap melakukan penyelidikan terkait aksi teror yang menimpa Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (UGM). Ancaman atau teror tersebut terjadi sehari sebelum pelaksanaan kegiatan diskusi Constitutional Law Society (CLS), yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 29 Mei 2020.

Hal ini dilakukan untuk mengungkap tindakan pembungkaman terhadap kebebasan berpendapat oleh masyarakat yang dijamin undang-undang tersebut.

"Polri siap mengusut teror yang dialami oleh Mahasiswa UGM yang menjadi panitia diskusi apabila ada yang dirugikan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono dalam keterangannya, Minggu (31/5/2020).

Sebelumnya diketahui, dalam keterangan tertulis Dekan FH UGM, Sigit Riyanto, dirinya mengatakan mulai dari pembicara, moderator hingga narahubung menjadi sasaran teror. Teror ini mulai bermunculan pada Kamis (28/5) malam.

"Berbagai teror dan ancaman dialami oleh pembicara, moderator, narahubung, serta kemudian kepada ketua komunitas 'Constitutional Law Society' (CLS) mulai dari pengiriman pemesanan ojek online ke kediaman, teks ancaman pembunuhan, telepon, hingga adanya beberapa orang yang mendatangi kediaman mereka," katanya, Sabtu (30/5).

Bahkan, hingga Jum'at (29/8) aksi teror itu terus terjadi. Teror tersebut tak lagi menyasar ke mahasiswa melainkan hingga merembet ke nomor telepon orang tua para mahasiswa tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya itu Sigit mencantumkan ada dua nomor telepon yang mengancam melakukan pembunuhan terhadap keluarga penyelenggara diskusi itu.

Sigit menambahkan karena teror yang terjadi dan demi alasan keamanan akhirnya pihak penyelenggara diskusi memilih untuk membatalkan acara. Keputusan pembatalan diambil pada Jumat (29/5).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA