Saturday, 04 Jul 2020
Temukan Kami di :
News

Pakar Kesehatan Ungkap Risiko Sekolah Dibuka Ditengah Pandemi Corona

Anas Baidowi - 28/05/2020 06:59 Ilustrasi

Beritacenter.COM - Pakar Kesehatan Masyarakat, Hermawan Saputra mengatakan bakal ada klaster baru dari golongan anak-anak jika pemerintah membuka sekolah sebagai salah satu pelaksanaan kebijakan new normal di tengah pandemi virus corona yang belum mencapai puncaknya.

Menurutnya, anak-anak sangat rentan tertular virus Corona karena belum memiliki kesadaran untuk melakukan protokol kesehatan, hal ini juga sangat sukar untuk mengontrol kemudian menekan penyebaran Covid-19.

"Jadi anak-anak itu kan belum punya kesadaran diri. Jadi, anak-anak itu sangat sulit kita kontrol perilakunya, aktivitas bermain satu sama sain," katanya, Kamis (28/5).

Oleh karenanya, kata Hermawan, jika kegiatan belajar mengajar kembali dilakukan seperti biasa sebelum pandemi berakhir, maka akan sangat berisiko, meski daya tahan anak-anak cukup kuat. Namun, lambat laun anak-anak akan menyumbang kasus Covid yang terus meningkat.

"Sebenarnya kalau anak-anak dibuka sekolahan itu cukup berisiko walaupun anak-anak itu punya daya tahan yang baik, imunitas cukup baik sebenarnya tetapi kan Covid atau Sars Cov2 atau virus Covid ini kan tidak mengenal usia, tidak mengenal jenis kelamin, anak-anak pun akan terpapar," ungkapnya.

"Nah, persoalannya yang membedakan anak-anak dengan orang dewasa kan kalau orang dewasa punya kesadaran diri untuk bersikap, menjaga jarak dan masker tapi kan anak-anak apalagi kalau usia SD, TK atau Paud itu kan sama sekali tidak punya kesadaran diri," tutupnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA