Wednesday, 08 Jul 2020
Temukan Kami di :
News

Ketua DPRD DKI Dukung 'New Normal', Masyarakat Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

Aisyah Isyana - 27/05/2020 18:18

Beritacenter.COM - Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi menyebut penerapan 'new normal' guna menghadapi pandemi COVID-19, tidak bertentangan dengan prosedur penerapan. Dia mengaku setuju dengan kebijakan pemerintah terkait wacana penerapan new normal.

"Setuju dengan kebijakan pemerintah pusat yang telah merujuk pada aturan WHO," kata Prasetio (Pras) dalam keterangannya, Rabu (27/5/2020).

Baca juga : Pemerintah Minta Masyarkat Disiplin dan Tak Ngeyel Abaikan Protokol Kesehatan

Pras menilai, pemerintah harus mempertimbangkan psikologi masyarakat, dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dia menilai, harus ada pelonggaran pembatasan dengan membuka tempat niaga atau mal, bioskop, dan restoran, dengan catatan wajib menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi psikologi masyarakat dipertimbangkan, nggak bisa terus di rumah saja. Namun dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan," katanya.

"Makanya protokol kesehatan wajib diterapkan saat beraktivitas. Sifatnya wajib," ujarnya.

Untuk diketahui, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan sejumlah daerah yang dinilai siap menerapkan tatanan new normal, yakni diantaranya Aceh, Riau, Kalimantan Utara, Maluku, Jambi, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

"Berdasarkan data R naught dari Bappenas, beberapa daerah sudah terindikasi siap, yaitu Aceh, Riau, Kaltara, Maluku, Jambi, dan DKI Jakarta sesudah tanggal 4 Juni nanti. Kemudian juga Jabar ada beberapa daerah. Jabar PSBB-nya sampai 29 Mei," ujar Airlangga seusai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Rabu (27/5).

Airlangga juga menyebut pemerintah telah memonitor tren RP atau R naught di beberapa daerah di Indonesia yang sudah di bawah angka 1, salah satunya DKI Jakarta.

"Di Jawa terlihat tren di Jawa Tengah, Bali, DKI, dan DIY trennya sudah menurun dan relatif menurun di bawah 1 di dalam tracking dalam tiga bulan terakhir. Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Kepri, dan Riau, juga angkanya sudah di bawah 1 dan trennya sudah menurun," kata Airlangga.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA