Monday, 13 Jul 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Pemerintah Minta Masyarkat Disiplin dan Tak Ngeyel Abaikan Protokol Kesehatan

Kita sangat optimistis bahwa ketegangan tidak akan terjadi. Seluruh masyarakat bisa sabar, menahan diri. Jangan karena persoalan sepele, lantas menimbulkan ketegangan

Aisyah Isyana - 27/05/2020 17:27

Beritacenter.COM - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo, menyinggung soal kemungkinan terjadinya ketegangan antara masyarakat dan aparat saat pelaksanaan protokol kesehatan di lapangan.

Doni menilai, ketegangan mungkin terjadi saat masyarakat mengabaikan protokol kesehatan. Sebagaimana disampaikan dalam rapat terbatas, Doni menyebut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menekankan soal pendekatan persuasif ke masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan. Dia berharap, masyarkat dapat disiplin menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

Baca juga : 

"Memang potensi-potensi ini kemungkinan besar timbul. Panglima TNI menekankan lebih pada pendekatan persuasif, komunikatif, termasuk dari kepolisian, dan kita harapkan masyarakat memiliki disiplin pribadi yang lebih tinggi, termasuk kesadaran kolektif," ujar Doni seusai rapat terbatas, Rabu (27/5/2020).

Aparat yang melakukan penjagaan dilapangan, jelas Doni, dapat menyerahkan masyarkat yang ngotot dan ngeyel mengabaikan protokol kesehatan ke sekuriti.

"Ketika masyarakat yang tadi--katakanlah--ngeyel atau tidak mau, aparat keamanan akan menyerahkan kepada sekuriti. Sekuriti apakah itu di pasar atau di tempat tertentu," kata Doni.

Dalam hal ini, Doni meyakini ketegangan masyarakat dengan petugas tak akan terjadi. Dia berharap, masyarakat dapat menahan diri guna menghindari ketegangan akibat persoalan yang sebenarnya sepele.

"Kita sangat optimistis bahwa ketegangan tidak akan terjadi. Seluruh masyarakat bisa sabar, menahan diri. Jangan karena persoalan sepele, lantas menimbulkan ketegangan," ucapnya.




Berita Lainnya

Pakai Sabu, Tiga Pilot Ditangkap Polisi

11/07/2020 01:01 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA