Thursday, 01 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

Bukan Ditangkap, Pemenang Lelang 'Motor Jokowi' Malah Minta Perlindungan Polisi

Aisyah Isyana - 22/05/2020 11:58

Beritacenter.COM - Polda Jambi membantah kabar soal ditangkapnya M Nuh, warga Kampung Manggis, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Kota Jambi, yang sempat dinyatakan sebagai pemenang lelang motor listrik milik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kemenangan M Nuh dalam lelang itu belakangan dibatalkan, lantara dia salah mengira lelang itu sebagai undian.

"Isu soal penangkapan pemenang lelang motor listrik Presiden Jokowi itu tidak benar. Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan (M Nuh),” kata Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi.

Baca juga : 

Dalam kasus ini, Firman menyebut M Nuh sempat ketakutan hingga akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Kepada polisi, M Nuh mengaku telah salah mengira, mengikuti acara lelang karena berpikir akan dapat hadiah.

“Yang bersangkutan tidak paham acara yang diikuti adalah lelang. Dia malah mengira bakal dapat hadiah,” tuturnya.

Setelah lelang berlangsung dan M Nuh akhirnya dinyatakan menang, panitia lantas menagih uang senilai Rp2 miliar. Pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan itu pun langsung kaget dan ketakutan ditagih, hingga akhirnya meminta perlindungan polisi.

“Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan ke pihak polisi,” ucap Firman.

Untuk diketahui, M Nuh sebelumnya disebut sempat menghilang, pasca dinyatakan menang dalam lelang motor Jokowi. Ketua RT setempat juga tak mengetahui keberadaan M Nuh.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA