Saturday, 30 May 2020
Temukan Kami di :
Teknologi

HEBOH! Jutaan Data Penduduk Indonesia Diduga Bocor Dari KPU di Forum Peretas

Anas Baidowi - 22/05/2020 08:30

Beritacenter.COM - Warganet dikejutkan dengan pembobolan identitas kependudukan yang telah dibocorkan oleh peretas (hacker). Setelah Tokopedia kini data kependudukan yang berasal dari pemerintah diunggah oleh akun @underthebreach di Twitter pada Kamis 21 Mei 2020 malam.

Akun tersebut menyebutkan bahwa jumlah identitas yang telah diambil oleh peretas mencapai 2,3 juta orang.

Pelaku kriminal siber (cybercrime) itu bahkan mengaku pada forum peretas, akan mengambil 200 juta data lainnya dari jaringan yang sama.

"Seorang pelaku mendapatkan informasi dari 2.300.000 penduduk Indonesia," tulis @underthebreach.

"Data ini meliputi nama, alamat, nomor identitas kependudukan (NIK dan Nomor KK), tempat tanggal lahir, dan lainnya," lanjutnya.

Data yang diunggah peretas adalah kumpulan identitas dari tahun 2013. "Pelaku mengklaim akan membobol 200 juta tambahan identitas penduduk ke depannya," dalam cuitan tersebut.

Bukti peretasan berbentuk foto diunggah sebagai bukti peretasan identitas penduduk Indonesia. Foto pertama menunjukkan pengakuan pelaku di forum peretas terkait tindakan tak terpujinya tersebut.

"Sangat berguna bagi mereka yang membutuhkan untuk membuat banyak nomor telepon lewat identitas (NIK dan NKK) atau membuat laporan kehilangan via identitas tersebut," kata pelaku.

Selanjutnya, terdapat gambar yang menunjukkan kumpulan data penduduk.

Di sudut kiri atas, terdapat logo Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang sangat jelas.

Bahkan, judul dari senarai data itu adalah 'Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota tahun 2014'.

Keterangan tempat menunjukkan bahwa data berasal dari Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hingga ke informasi dukuh atau dusun, RT dan RW, semua tercantum rinci.

Bahkan, unggahan selanjutnya menunjukkan daftar Kecamatan di wilayah Bantul, DIY.

Kicauan tersebut sudah dicuit-ulang hingga 4,4 ribu kali dan disukai 4,4 ribu pengguna Twitter.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA