Monday, 01 Jun 2020
Temukan Kami di :
News

Imbau Warga Taati Aturan, Polda Sumut: Sanksi Bui-Denda Rp100 Juta Pelanggar Mudik

Aisyah Isyana - 21/05/2020 12:20

Beritacenter.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Martuani Sormin memastikan akan menindak tegas masyarakat yang masih bandel dan melanggar aturan larangan mudik. Dia menyebut, para pelanggar akan dikenakan hukuman pidanan satu tahun penjara dan denda Rp100 juta.

"Jika ada aparat sipil negara (ASN) yang melakukan pelanggaran, maka masing-masing instansi pemerintah itu memiliki sanksi terhadap para pelanggar mudik tersebut," ujar Martuani dalam keterangan, Kamis (21/5/2020).

Baca juga :

Martuani menyebut sanksi bagi para pelanggar larangan mudik itu sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Nasional. Guna menindaklanjuti larangan mudik, Polda Sumut sendiri telah membuat 25 pos pengecekan di perbatasan.

Selain itu, petugas juga meminta para pengendara motor dan pengemudi mobil untuk dicek suhu tubuh dan menjalani rapid test, sebagai upaya pencegahan penyebaran Corona (Covid-19).

Sejumlah personel Polda Sumut yang bertugas di pos check point perbatasa daerah, juga dilengkapi dengan pakaian APD lengkap, seperti helm, masker, pakaian, sarung tangan, dan sepatu, guna mencegah penularan virus Corona.

"Kami juga rutin melakukan imbauan, baik bersifat preventif maupun preemtif, untuk selalu mengikuti peraturan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan guna mengantisipasi persebaran virus Corona," ujar Martuani.

Tak hanya soal larangan mudik, Martuani juga mengimbau masyarakat agar melaksanakan salat Id di rumah masing-masing. Dia juga mengingatkan warga untuk menerapkan pola hidup sehat seperti mencuci tangan pakai sabun dan menggunakan masker saat keluar rumah.

"Sekali lagi kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mengikuti peraturan protokol kesehatan pemerintah agar kita tidak terinfeksi COVID-19. Jika kita disiplin maka wabah ini pun akan segera berlalu. Bersama kita pasti bisa melawan COVID-19," tuturnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA