Thursday, 13 Aug 2020
Temukan Kami di :
Internasional

Ini Tanggapan China soal Presiden Trump yang Ancam Putus Hubungan!

Aisyah Isyana - 15/05/2020 21:29

Beritacenter.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sempat mengancam akan memutuskan hubungan dengan China, terkait memanasnya pertikaian soal penanganan virus Covid-19. Menanggapi hal itu, China mendorong agar AS mau berkompromi.

Dalam beberapa pekan terakhir, hubungan dua negara dengan perekonomian terbesar dunia itu terpantau kian memburuk. AS-China saling melemparkan argumen mereka terkait asal-muasal virus Corona, yang saat ini sudah menewaskan 300 ribu orang, seperti dilansir AFP, Jum'at (15/5/2020).

Baca juga : 

Dikatakan Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, pihaknya mendorong agar AS mau berkompromi dengan China. Menurutnya, hal itu penting dilakukan guna memperkuat kerjasama dalam penanganan virus Corona.

"Menjaga perkembangan stabil untuk hubungan China-AS menjadi kepentingan fundamental bagi rakyat kedua negara, dan itu kondusif bagi perdamaian dan stabilitas dunia," sebut Zhao dalam press briefing terbaru menanggapi komentar Trump.

"Pada saat ini, China dan AS harus terus memperkuat kerja sama melawan epidemi, mengalahkan epidemi sesegera mungkin, merawat para pasien dan memulihkan perekonomian dan produksi. Tapi itu membutuhkan AS untuk bertemu di tengah jalan dengan China," imbuhnya.

Zhao melontarkan hal itu pasca Trump melemparkan ancaman untuk memutus hubungan antara AS dan China. Dimana ketegangan antar kedua negara itu kian memburuk pasca pandemi virus Corona.

"Ada banyak hal yang bisa kita lakukan. Kita bisa melakukan sesuatu. Kita bisa memutuskan seluruh hubungan," tegas Trump saat ditanya tindakan yang mungkin dilakukan AS terhadap China terkait ketegangan soal pandemi Corona.

"Jika Anda melakukannya, apa yang akan terjadi? Anda akan menyelamatkan US$ 500 miliar jika Anda memutus seluruh hubungan," sebutnya dalam wawancara dengan Fox Business News pada Kamis (14/5) waktu setempat.

Kendati begitu, Trump menyebut hubungannya dengan Presiden China, Xi Jinping, sangat baik. "Tapi saya -- saat ini saya tidak ingin bicara dengannya," imbuhnya.




Berita Lainnya

Demo Ricuh, Satu Polisi Tewas

09/08/2020 06:32 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA