Thursday, 13 Aug 2020
Temukan Kami di :
News

Duh! Viral Video Wanita Kesakitan Dibakar Hidup-hidup di Sukabumi, Luka Bakar Capai 90%

Aisyah Isyana - 15/05/2020 20:55

Beritacenter.COM - Nahas, nasib wanita di Sukabumi, Jawa Barat, merintih kesakitan usai disebut dibakar hidup-hidup. Insiden wanita dibakar hidup-hidup ini terjadi di salah satu kios pengepul barang rongsok, Pasar Gudang, Kota Sukabumi, dan viral lewat video yang tersebar di aplikasi perpesanan.

Wanita yang terbakar itu mengerang kesakitan dan berteriak meminta tolong. Dalam video berdurasi dua menit itu, korban tampak merintih kesakitan sembari menceritakan insiden yang menimpanya ke warga.

"Aduh tolong. Tolong ya Allah, dibakar bensin," ucap korban dalam video itu, seperti dilansir detik, Jumat (15/5/2020).

Baca juga : Bareskrim Kantongi 4 Alat Bukti, Kasus Dugaan TPPO ABK WNI Kapal Long Xing Naik ke Penyidikan

Sembari merintih kesakitan, korban sempat menyebut nama seseorang saat ditanya soal siapa yang membakarnya. Polisi yang berada di lokasi membenarkan soal video itu, dimana video itu menampakkan saat korban sebelum dievakuasi ke rumah sakit.

"Mungkin diambil (direkam video) oleh warga, ia itu korban," kata salah seorang polisi.

Saat ini, wanita yang dibakar hidup-hidup itu tengah mendapat perawatan medis di RSUD R Syamsudin SH Sukabumi. Korban yang belum diketahui identitasnya ini dalam kondisi yang cukup parah, lantaran mengalami luka bakar parah.

Polisi sebelumnya sempat menyebut korban berinisial I. Menanggapi hal itu, pihak rumah sakit menyebut inisial itu sebagai hasil penyelidikan pihak kepolisian.

"Status Mrs X karena identitas masih dicari, kalau kepolisian menyebut inisial itu kan identifikasi kepolisian," kata Ketua Tim Informasi dan Penanganan Keluhan RSUD R Syamsudin SH, Muhammad Yusuf Ginanjar , Jumat (15/5/2020).

Dia menyebut korban masih dalam keadaan sadar hingga pagi tadi. Korban juga masih bisa bercakap-cakap saat tiba di rumah sakit. Kendati begitu, korban hanya dapat menggunakan bahasa isyarat, lantaran mulutnya terparasang selang bantuan pernapasan.

"Kondisi luka bakarnya mencapai 90 persen," ucap Yusuf.

Yusuf merinci soal tiga poin penanganan yang diberikan pihaknya kepada korban. "Luka bakar 90 persen di tubuh kan artinya dari 100 persen hanya tersisa 10 persen alias seluruh tubuh. yang mengkhawatirkan di wajah bisa mengganggu saluran pernafasan. Untuk penanganan pasien luka bakar ada tiga fokus penanganannya," ujar Yusuf.

Menurutnya, penanganan yang diberikan terhadap korban, yakni status dehidrasi, infeksi dan saluran pernapasan. "Kalau luka bakar yang pertama kita tangani status dehidrasinya, cairan di dalam tubuhnya mencukupi atau tidak, karena kalau luka bakar yang berbahaya itu," katanya.

"Kedua, relatif terjadinya infeksi akibat luka itu kita tangani biar tidak terjadi. Ketiga, saluran pernafasan agar tidak terganggu. Jadi jangan terjadi kondisi memburuk karena tiga itu," tutur Yusuf menambahkan.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA