Friday, 10 Jul 2020
Temukan Kami di :
Internasional

Imbas Lockdown, Wanita di India Lahirkan Bayinya dan Jalan Kaki 160 Km ke Kampungnya

Aisyah Isyana - 14/05/2020 12:40

Beritacenter.COM - India merupakan salah satu negara yang menerapkan lockdown guna memutus rantai penyebaran virus Corona (Covid-19). Ditengah kondisi lockdown itu, seorang wanita hamil di India nekat berjalan kaki untuk pulang kampung. Namun, wanita hamil itu tiba-tiba melahirkan bayinya ditengah perjalanan.

Alhasil, wanita itu harus berjalan sejauh 160 kilometer bersama bayi yang baru dilahirkannya. Wanita yang tak diketahui identitiasnya itu berjalan kaki bersama suami dan empat anak mereka dari Kota Nashik di Maharashtra menuju ke kota Satna di Madhya Pradesh, seperti dilansir CNN, Kamis (14/5/2020),

Baca juga : Lawan Covid-19, Ini Pernyataan Lengkap Jokowi Minta Rakyat Saling Jaga dan Tak Putus Asa

Wanita itu harus berhenti sejenak ditengah perjalanan lantaran sudah tak kuat untuk segera melahirkan bayi permpuannya. Selang beberapa hari, keluarga itu itu kemudian dihentikan petugas yang berjaga di pos pemeriksaan di Madhya Pradesh.

"Dia hanya beristirahat selama 1,5 jam hingga 2 jam setelah melahirkan. Keluarga itu tidak punya uang, tidak punya sarana transportasi, tidak ada yang memberi mereka tumpangan," tutur petugas bernama Kavita Kanesh itu kepada CNN.

Menurutnya, bayi perempuan itu dilahirkan pada 5 Mei 2020 lalu, atau empat hari sebelum wanita dan keluarganya dihentikan petugas di pos pemeriksaan. Kanesh menyebut wanita dan keluarganya itu pergi dari Nashik lantaran sudah tak punya tempat tinggal dan kehilangan pekerjaan imbas dari penerapan lockdown di India. Dia memastikan wanita itu sudah dibawa ke fasilitas karantina untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut.

Sebagaimana diketahui, sebagian besar pekerja migran di India berbondong-bondong untuk meninggalkan kota-kota besar untuk pulang kampung, setelah penerapan lockdown di India. Sejumlah orang memilih untuk berjalan kaki dan menempuhj jarak yang cukup jauh, lantaran adanya penutupan transportrasi publik.

Sebagaimana data perhitungan terbaru Johns Hopkins University, terdapat sebanyak 78.055 kasus virus Corona terkonfirmasi di India, dengan 2.551 kematian.




Berita Lainnya

Pemerintah Prancis Terancam Bubar

03/07/2020 17:48 - Indah Pratiwi

India Ngamuk Ancam China Dengan Rudal

30/06/2020 17:04 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA