Saturday, 25 Sep 2021
Temukan Kami di :
News

Hasil Rapid Test Reaktif Corona, 25 Napi Lapas Gorontalo Dipindahkan ke LP Perempuan

Aisyah Isyana - 13/05/2020 18:15

Beritacenter.COM - Sebanyak 25 warga binaan Lapas Kelas II Kota Gorontalo, diketahui reaktif Corona (Covid-19) berdasarkan hasil rapid test. Puluhan napi itu kemudian dipindahkan ke lapas perempuan di Kabupaten Gorontalo siang tadi.

Puluhan napi itu akan menjalani PCR swab oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Sebelumnya, ada sebanyak 489 warga binaan lapas Kota Gorontalo yang menjalani tes, pada Senin (11/5), dan 25 diantaranya diketahui reaktif Corona.

Baca juga : Terjaring Razia Petugas, Pasangan Mesum Menangis saat Digerebek di Kos Harian di Kediri

"Semua 25 warga binaan Lapas Gorontalo yang reaktif dipindahkan ke Lapas perempuan di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Dan penghuni warga bina di Lapas perempuan kita pindahkan ke LPKA di Kota Gorontalo sehingga di lapas perempuan kosong, dan kita tempatkan khusus 25 warga yang reaktif," kata Budi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo Budi Sarwono kepada wartawan, Rabu (13/5/2020).

Budi berharap segala permasalahan di dalam lapas itu dapat segera terselesaikan."Mudah-mudahan 15 hari masalahnya sudah teratasi dan bisa normal kembali," jelasnya.

Sementara soal keputusan memindahkan napi reaktif ke lapas perempuan, disebut Budi diambil setelah menimbang kapasitas Lapas Gorontalo yang hanya 330 orang saja. Dia menilai, akan sangat susah untuk menjaga jarak di lapas itu meski blok napinya dipisahkan.

"Mudah-mudahan hari ini dilakukan PCR swab terhadap 25 napi, satu dua hari akan ada hasilnya, apabila negatif kita sangat bersyukur. Itu yang kita harapkan, kalau ditemukan hal yang lain kita akan mengambil tindakan," tegas Budi.

Guna mencegah penyabaran Corona, Budi menyebut rapid tes terhadap warga binaan sudah dilakukan di semua lapas di Provinsi Gorontalo. Menurutnya, langkah-langkah itu juga sudah disiapkan sejak 23 April lalu.

"Alhamdulillah kita sudah melakukan di beberapa tempat, baik di lapas perempuan semua negatif, di lembaga pembinaan khusus anak atau LPKA juga negatif, Lapas Pohuwato juga negatif, di lapas Kabupaten Boalemo, Rabu ini, dilaksanakan rapid test dan kita belum tahu hasilnya bagaimana," tuturnya.

Sekedar diketahui, sebelumnya terdapat tiga petugas Lapas Kota Gorontalo yang dinyatakan reaktif Covid-19. Saat ini, petugas itu telah menjalani isoloasi mandiri di rumah dan tidak diperkenankan untuk bekerja sementara waktu.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA