Monday, 13 Jul 2020
Temukan Kami di :
Politik

Said Didu Kembali Mangkir, Penyidik Bareskrim Diminta Jemput Bola

Anas Baidowi - 12/05/2020 09:09

Beritacenter.COM - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu kembali mangkir dari panggilan kedua penyidik Bareskrim Polris sebagai saksi, Senin (11/5). Tim pengacara Said Didu mengantarkan surat berisi permohonan kepada penyidik pemeriksaan jemput bola ke rumahnya.

"Hari ini aya ikuti tim ke Mabes Polri untuk titip menyerahkan surat ke penyidik. Isinya kami minta kerja sama penyidik Polri untuk kiranya jemput bola (memeriksa) ke rummah klien kami di Cipondoh, Kota Tangerang," tutur Humas Tim Hukum Said Didu, Damai Hari Lubis, Senin (11/5/2020).

Menurutnya, polisi punya hak selaku penegak hukum dan pelayan publik untuk memeriksa saksi di luar gedung Mabes Polri. Apalagi katanya, ada fakta pandemi Covid-19 yang hingga kini masih belum berakhir.

"Juga adanya regulasi pembatasan sosial berskalan besar (PSBB) sehingga harapan kami perihal jemput bola untuk klien kami. Kami para pengacara juga mesti tunduk dan patuh terhadap kebijakan pemerintah terkait kebijakan PSBB ini," jelasnya.

Bareskrim sebelumnya memanggil Said Didu pada Senin (1/5), namun ia tidak hadir dari pangiilan pertama dengan alasan masih diberlakukan PSBB.

Sesuai surat panggilan, seharusnya Said diperiksa sebagai saksi terkait laporan dugaan pencemaran nama baik Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Panjaitan.

Kasus ini dilaporkan ke Bareskrim pada 8 April 2020. Said Didu dilaporkan dengan sejumlah pasal. Mulai dari Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 3 UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE, Pasal 14 ayat 1 dan 2 dan atau Pasal 15 UU No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA