Saturday, 25 Sep 2021
Temukan Kami di :
News

Ternyata Ini Alasan Sejumlah Warga di Tebet Tolak Bantuan Masker Gratis Pemprov DKI

Aisyah Isyana - 11/05/2020 19:20

Beritacenter.COM - Sejumlah warga di Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, menolak bantuan masker kain dari Pemprov DKI Jakarta. Dalam hal ini, sejumlah warga yang rata-rata memiliki kemampuan ekonomi lebih itu meminta agar bantuan masker disumbangkan ke pihak yang lebih membutuhkan.

"Menolak dalam arti begini, rumahnya ini di Tebet kan ada terutama di Tebet yang perumahannya bagus-bagus-mewah itu mereka bukan menolak ya tapi istilahnya mendonasikan jatah mereka kepada yang lebih membutuhkan," kata Camat Tebet Dyan Airlangga ketika dihubungi, Senin (11/5/2020).

Baca juga : Pria di Jonggol Ngamuk saat Ditegur soal Masker Ditetapkan Jadi Tersangka

"Jadi begitu RT membagikan 'Pak ini pak, ada masker bantuan dari Pemprov', 'Wah kita udah banyak ini Pak RT, udah jatah kami berikan saja warga yang membutuhkan', gitu. Kalau menolak 'saya nggak mau' gitu nggak ada," sambungnya.

Bantuan masker kain yang diterima Kecamatan Tebet diketahui ada sebanyak 496.812 picis. Masker itu akan disebar ke tujuh kelurahan. Awalnya, setiap warga akan mendapat masing-masing dua kain.

"Satu jiwa dapat dua. Bentuknya sudah dipaketkan, satu plastik isinya dua. Misalnya satu rumah ada lima jiwa berarti dapat lima paket berarti dapat sepuluh picis," ujar Dyan.

Adanya bantuan masker itu diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran warga untuk selalu menggunakan masker di tengah pandemi Corona. Pasalnya, masih banyak ditemukan ada warga yang tak menggunakan masker saat keluar rumah.

"Harapan saya warga disiplin ya untuk menggunakan masker apabila keluar dari rumah. Ini penting apapun keperluannya. Mereka begitu keluar harus menggunakan masker. Mau itu sebentar, mau itu lama apalagi banyak yang bilang kemarin-kemarin saya temukan saat monitoring PSBB banyak yang alasan 'sebentar pak, saya cuma ke situ doang, wah saya cuma punya satu dicuci pak'," kata Dyan.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA