Wednesday, 28 Oct 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Tegaskan Tak Persulit Persetujuan PSBB, Begini Penjelasan Pemerintah

Lukman Salasi - 15/04/2020 11:57

BeritaCenter.COM – Pemerintah menegaskan tidak mempersulit proses persetujuan terhadap pemerintah daerah yang mengajukan permintaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk wilayahnya.

Menurut pemerintah, permintaan PSBB Pemkot Palangka Raya, Kalimantan Tengah, belum disetujuinya karena semua aspek harus dihitung secara matang.

"Jadi semua aspek itu dihitung. Ini COVID-19 bukan hanya masalah kesehatan. Kompleks banget, sangat-sangat kompleks. Masalah kesehatan itu nggak 100 persen masalah kesehatan," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto ketika dihubungi, Selasa (14/4/2020) malam.

Yuri mengatakan pertimbangan persetujuan PSBB itu bukan hanya masalah kesehatan. Namun juga bagaimana ketersediaan bahan pokok di wilayah tersebut.

"Ada enam persyaratan, terbagi menjadi dua, persyaratan kesehatan dan nonkesehatan. Satu persyaratan epidemiologi itu meliputi penambahan kasus, sebaran, dan kemudian adanya penularan lokal. Itu tiga poin adalah bidang kesehatan. Terus yang lainnya nonkesehatan. Pertama ketersediaan kebutuhan dasar, kedua adanya anggaran dan terjamin jaringan sosial, dan ketiga adalah keamanan," ujarnya.

Jika PSBB diterapkan dan melarang orang keluar dari rumah, jelas Yuri, pemerintah harus memberi jaminan hidup. Jika tidak, menurutnya, akan berpeluang memunculkan kekacauan di masyarakat.

"Kita sekarang melarang orang tidak keluar dari rumah, apa risiko kalau dia nggak keluar rumah, kan harus dikasih jaminan hidup. Kalau jaminan hidupnya nggak ada, gimana dong penyelesaiannya," ujarnya.

"Kalau kemudian jaminan hidup nggak ada penyelesaian dan kemudian menjadi anarkis, menjarah di jalan, gimana keamanan. Kalau nggak boleh keluar, tidak dapat uang, tidak bisa membayar kontrakan, lalu diusir, gimana. Makanya COVID ini masalah kompleks," lanjut Yuri.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA