Wednesday, 30 Sep 2020
Temukan Kami di :
Keuangan

Menkeu Sri Mulyani Prediksi Soal APBN di Tengah Pandemi

Indah Pratiwi - 14/04/2020 16:22

Beritacenter.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui, Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020 tanggung beban yang sangat berat di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Dia memprediksi, Penerimaan APBN tahun ini akan menurun sekitar 10 persen, yang tentunya membuat kerja APBN menjadi lebih berat.

"Dalam situasi ini kami lihat APBN 2020 akan menanggung beban luar biasa tahun ini, karena seluruh kondisi ekonomi mengalami dampak, maka penerimaan negara akan mengalami tekanan ke bawah, kita perkirakan sekitar 10 persen kontraksi penerimaan negara," kata Sri Mulyani dalam konfrensi pers melalui video teleconference di Jakarta, Selasa (14/4/2020).

Beban kinerja yang sangat berat itu lantaran pemerintah memberikan paket-paket insentif fiskal dimulai gelontoran dana hingga keringanan membayar pajak untuk semua sektor yang terdampak Covid-19.

"Karena kita memberikan berbagai insentif perpajakan dan adanya perlambatan ekonomi, sedangkan sisi belanja kita perkirakan akan naik sekitar 3 persen, namun ini yang sedang terus kita jaga melalui langkah refocussing dan penyisiran anggaran serta penyesuaian anggaran yang bapak Presiden instruksikan hari ini," kata Sri Mulyani.

Oleh karena itu, defisit APBN 2020 diprediksi 5 persen  melewati amanat UUD yang dibatasi sampai 3 persen.

"Defisit kita diperkirakan akan meningkat di sekitar 5 persen. Namun bapak Presiden menyampaikan situasi krisis covid harus bisa dijadikan momentum untuk melakukan reformasi yang fundamental," pungkasnya.

 



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA