Wednesday, 28 Jul 2021
Temukan Kami di :
News

Pengendara Mulai Patuhi Kebijakan PSBB, Polisi : Pelanggar mah ada satu atau dua orang

Baharuddin Kamal - 14/04/2020 07:20 Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta diketahui telah berlaku sejak Jumat, 10 April 2020 lalu. Hingga kini, hampir semua pengendara sudah mulai mematuhi kebijakan tersebut.

"Saya empat hari ini datang ke check point, hampir rata-rata semuanya sudah pakai masker, paling hanya 5 persen saja yang enggak pakai masker. Kalau saya sih liatnya di check point. Sudah patuh semua," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yugo usai mengamati perkembangan PSBB di Jakarta yang sudah berjalan selama 4 hari, Selasa (14/4/2020).

Salah satu aturan yang ada didalam kebijakan PSBB diantaranya yakni membatasi aktivitas pengendara motor dan mobil di Jakarta merujuk pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020.

Dalam aturan tersebut, ojek online (Ojol) dilarang mengangkut penumpang dan hanya hanya diperbolehkan untuk mengantar barang atau makanan. Pengendara motor diperbolehkan berboncengan asalkan memiliki alamat yang sama sesuai identitas.

Sedangkan untuk pengendara roda empat, hanya diperboleh membawa penumpang 50% dari kapasitas normalnya. Contohnya, mobil dengan kapasitas normal tujuh orang, hanya boleh diisi lima penumpang.

Sambodo menjelaskan, tingkat kesadaran masyarakat mengalami peningkatan ketimbang pada hari pertama diterapkannya PSBB. Ia tidak menampik masih adanya pelanggar. Tapi, jumlah pelanggar lebih kecil dibanding yang sudah menaati.

"Pelanggar mah ada satu, dua, tapi kan jauh lebih banyak yang tidak melanggar ketimbang yang melanggar," terangnya.

"Intinya kalau hari pertama wajarlah. Tapi sekarang kan sudah empat hari, tiga hari kemarin sosialisasi, dan orang sudah mulai patuh terhadap aturan itu," sambung Sambodo.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA