Saturday, 25 Sep 2021
Temukan Kami di :
News

Ini Penyebab Penumpukan Penumpang KRL di Stasiun Meski saat PSBB

Baharuddin Kamal - 13/04/2020 08:30 Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Jumlah penumpang kereta rel listrik (KRL) commuter line mengalami peningkatan pesat dibeberapa stasiun Jabodetabek pada Senin (13/4/2020) pagi. Hal ini diduga dampak dari pengurangan operasional kereta ketika adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna mencegah persebaran virus corona.

Walaupun mengalami penumpukan penumpang, VP Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba mengatakan, pihaknya akan tetap menerapkan kebijakan PSBB guna memutus rantai penyebaran COVID-19.

"Kami sebagai operator sudah memenuhi sesuai dengan instruksi PSBB yang dibuat. Kita lihat sendiri masih banyak masyarakat yang hendak bekerja," kata Anne kepada wartawan, Senin (13/4/2020).

Anne meminta agar penerapan PSBB dipantau langsung oleh masing-masing pemerintah daerah. "Kita berharap pembuatan PSBB juga dibarengi dengan kontrol dan pengawasan pemda terhadap implementasi PSBB ini, terutama mobilisasi masyarakatnya," ujar dia.

Dirinya mengaku telah berusaha menerapkan kebijakan PSBB dengan mengerahkan 4.000 lebih petugas di 80 stasiun dengan bantuan marinir. Namun, dia tidak menjawab kenapa tak memberlakukan physical distancing atau jaga jarak diri saat penumpang mengantre di stasiun.

"Sekarang bagaimana dengan support pemda atas implementasi PSBB?" katanya.

Sebelumnya penumpukan penumpang KRL commuter line kembali terjadi pada Senin pagi ini. kondisi itu diduga kuat dampak pengurangan operasional kereta terkait PSBB untuk mencegah persebaran virus corona.

Penumpukan penumpang seperti terlihat di Stasiun Bogor, Depok, dan Bekasi. Tampak jumlah para penumpang yang diperbolehkan masuk ke peron stasiun dibatasi untuk menerapkan physical distancing.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA