Monday, 14 Jun 2021
Temukan Kami di :
News

Kemenhub Batasi Penumpang Kereta Api Jurusan Wilayah PSBB Hanya Boleh 65%

Aisyah Isyana - 12/04/2020 07:27

Beritacenter.COM - Guna mencegah penyebaran Covid-19, Kementerian Perhubungan akan melakukan pembatasan jumlah penumpang kereta api dari dan ke daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Penumpang kereta api yang diperbolehkan hanya sekitar 65% dari kapasitas normal penumpang kereta api.

"Pengendalian transportasi pada wilayah yang ditetapkan sebagai Pembatasan Sosial Berskala Besar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf b dilakukan terhadap transportasi yang mengangkut penumpang dan logistik/barang," bunyi pasal 9 Permenhub nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi untuk mencegah Penyebaran Corona atau COVID-19 seperti dilansir detik, Minggu (12/4/2020).

Baca juga :

"Kereta api antar-kota kecuali kereta api luxury dilakukan pembatasan jumlah penumpang paling banyak 65% (enam puluh lima persen) dari jumlah tempat duduk dan penerapan jaga jarak fisik (physical distancing) sesuai dengan konfigurasi tempat duduk dari setiap jenis sarana"

Kemenhub juga melakukan pembatasan terhadap penumpang kereta api perkotaan. Untuk kereta api perkotaan, pembatasan dilakukan hingga 35 persen dan para penumpang harus menjaga jarak dengan penumpang lainnya.

"Kereta api perkotaan dilakukan pembatasan jumlah penumpang paling banyak 35% (tiga puluh lima persen) dari kapasitas penumpang dan penerapan jaga jarak fisik (physical distancing) sesuai dengan konfigurasi tempat duduk dari setiap jenis sarana; dan," katanya.

Selain itu, pembatasan juga akan dilakukan untuk kereta api lokal. Kapasitas penumpang kereta api lokal yang diperbolehkan, hanya sebanyak 50% dari jumlah tempat duduk dan tidak ada penumpang yang berdiri.

"Kereta api lokal, kereta api Prambanan Express, dan kereta api bandara dilakukan pembatasan jumlah penumpang paling banyak 50% (lima puluh persen) dari jumlah tempat duduk dan penerapan jaga jarak fisik (physical distancing) sesuai dengan konfigurasi tempat duduk dari setiap jenis sarana dan tidak ada penumpang berdiri," jelas aturan tersebut.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA