Wednesday, 27 May 2020
Temukan Kami di :
News

Kebijakan PSBB di DKI, Rumah Makan Boleh Buka Tapi Hanya Melayani Take Away

Baharuddin Kamal - 09/04/2020 23:58 Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Beritacenter.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengizinkan tempat makan yang ada di Ibu Kota untuk tetap buka meski telah diberlakukannya Pembatasa Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun, sistem pembeliannya harus dibungkus dan dibawa pulang (take away). Perlu diketahui, PSBB di DKI Jakarta akan mulai berlaku besok hingga 23 April 2020.

Kebijakan PSSB itu tertulis dalam Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Virus Corona (COVID-19) di Provinsi DKI Jakarta Pasal 10 ayat 3.

“Membatasi layanan hanya untuk dibawa pulang secara langsung (take away), melalui pemesanan secara daring,dan/atau dengan fasilitas telepon/layanan antar,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2020).

Anies juga meminta agar pemilik rumah makan tersebut tetap menerapkan sosial distancing minimal 1 meter antar pelanggan.

“Menyediakan alat bantu seperti sarung tangan dan/atau penjepit makanan untuk meminimalkan kontak langsung dengan makanan siap saji dalam proses persiapan, pengolahan dan penyajian memastikan kecukupan proses pemanasan dalam pengolahan makanan sesuai standar,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, harus melakukan pembersihan area kerja, fasilitas dan peralatan, khususnya yang memiliki permukaan yang bersentuhan langsung dengan makanan. Kemudian, menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun bagi pelanggan dan pegawai

“Melarang bekerja karyawan yang sakit atau menunjukkan suhu tubuh di atas normal, batuk, pilek, diare dan sesak nafas dan mengharuskan bagi penjamah makanan menggunakan sarung tangan, masker kepala dan pakaian kerja sesuai pedoman keselamatan dan kesehatan kerja,” kata dia.

 




Berita Lainnya

Jakarta Diprediksi Turun Hujan Siang ini

27/05/2020 11:30 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA