Saturday, 24 Jul 2021
Temukan Kami di :
News

Anies Sebut TNI-Polri Akan Sering Patroli saat PSBB Mulai Diterapkan di Jakarta

Baharuddin Kamal - 08/04/2020 22:50 Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengatakan, tim gabungan TNI-Polri akan sering melakukan patroli jika nanti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah diterapkan di Jakarta. Perlu diketahui, PSBB di Jakarta akan mulai berlaku pada Jumat 10 April 2020 mendatang.

”Kita harus memastikan bahwa tidak ada kerumunan. Patroli seluruh jajaran polisi dan TNI untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat mentaati,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2020).

Anies menjelaskan, cara yang paling efektif dalam memutus rantai penyebaran virus corona (COVID-19) yakni dengan melakukan social distancing. Jadi, lanjut Anies, jika kebijakan PSBB dipatuhi oleh seluruh masyarakat maka pandemi corona ini pun akan cepet terselesaikan.

“Jadi itu tidak bisa dikerjakan Pemerintah saja, harus semuanya di lingkungan rumah di antara rumah dan tempat kerja dan juga di lingkungan lingkungan umum, Inilah yang harus kita lakukan sama-sama,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk mengkedepankan imbauan dan dialog dalam menerapkan kebijakan PSBB. Hal tersebut bertujuan untuk memunculkan kesadaran dari masyrakat dalam menghadapi pandemi ini.

"Ini yang terus kita sampaikan pada masyarakat. Yang penting ke depan akan kita lakukan secara masif nanti ada SOP-nya, selain imbauan juga kita lakukan pemasangan spanduk untuk menjaga kesehatan dan mengikuti protokol kesehatan. Dan upaya lain dengan patroli dialogis," ujar Nana.

Akan tetapi, jika selama penerapan PSBB masih ada masyarakat yang melanggar PSBB, maka pihak kepolisian akan melakukan tindakan hukum.

"Namun imbauan tidak ikuti maka akan dikenakan UU Nomor 4 tentang wabah penyakit, UU Nomor 6 2018 tentang karantina kesehatan, dan pasal KUHPnya Pasal 212, Pasal 214, Pasal 216 ayat 1, dan Pasal 218 KUHP," ucapnya.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA