Friday, 03 Jul 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Waria di Jakut Tewas Dibakar Hidup-hidup oleh Centeng, Sempat Diintrogasi soal HP

Aisyah Isyana - 08/04/2020 12:45

Beritacenter.COM - Waria di Cilincing, Jakarta Utara, seketika tewas dianiaya dan dibakar hidup-hidup oleh enam orang pria. Waria yang dikenal bernama Mira itu diketahui dibakar oleh 6 pria yang disebut sebagai penjaga keamanan atau centeng.

"Pelaku memang memainkan peran di situ sebagai yang menjaga keamanan di lingkungan situ," kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto dalam jumpa pers di Polres Jakarta Utara, Jl Yos Sudarso, Jakarta Utara, Rabu (8/3/2020).

Baca juga : 

Budhi menyebut aksi penganiayaan itu terjadi di garasi kontainer di Tanah Merdeka, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (4/4) dini hari. Peristiwa bermula saat saksi berinsial KM mengaku dirinya kehilangan HP setelah bertemu dengan Mira.

"Sehingga para pelaku dikenal kalau ada orang yang tertimpa masalah banyak yang mengadukan ke pelaku karena dipercaya menjaga keamanan di lingkungan situ," tuturnya.

Berbekal aduan itu, para pelaku langsung mendatangi korban. Para pelaku juga mengaitkan sejumlah kejadian serupa dan menuduh korban sebagai pelakunya.

"Para tersangka 6 orang menyambungkan dengan cerita-cerita yang disampaikan saksi lain bahwa diduga kalau orang habis bertemu atau kumpul dengan MR atau TM selalu kehilangan barang atau HP, sehingga para tersangka ini ambil kesimpulan bahwa pelakunya adalah MR atau TR," terang Budhi.

Dari situ, korban langsung dijemput dari kosan dan digelandang ke lokasi kejadian. Korban diintrogasi oleh para pelaku di lokasi. Tak hanya diintrogasi, korban juga dianiaya oleh para pelaku.

"Para pelaku itu penanggung jawab keamanan area itu atau centeng," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono.

Dia menyebut para pelaku, saksi dan korban memang sudah saling mengenal sebelumnya. Wirdhanti menyebut mereka tinggal di satu area yang sama di Tanah Merdeka, Cilincing, Kota, Jakut.

"Mereka kan saling kenal karena orang-orang yang tinggal berdekatan di satu lokasi di Tanah Merdeka, di area itu sering terjadi kehilangan sehingga ketika ada saksi KM merasa kehilangan setelah berinteraksi dengan korban, dia melaporkan ke para pelaku selaku orang keamanan wilayah," papar Wirdhanto.

Hingga saat ini, polisi telah meringkus tiga dari enam pelaku pembakar korban. Polisi masih memburu tiga pelaku lainnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA