Friday, 02 Oct 2020
Temukan Kami di :
Ekonomi

Erick Thohir Petakan Langkah Strategis BUMN Jaga Perekonomian Ditenggah Pandemi Corona

Anas Baidowi - 06/04/2020 08:33

Beritacenter.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengakui pandemi virus corona berdampak pada kinerja perusahaan-perusahaan BMUN. Erick berkomitmen menjaga daya tahan perusahaan plat merah dalam menghadapi dampak ekonomi dari adanya covid-19.

"Kita memastikan harus juga bagaimana pekerja diutamakan, digabungkan usaha lain, diprioritaskan efesiensi dan memperkuat cashflow," kata Erick dalam keterangan resminya, Minggu (5/4).

Ia mengakui sudah mulai melakukan finalisasi pemetaan portofolio bisnis seluruh BUMN dan anak cucu usahan BUMN.

Langkah awal yang dilakukan Menteri BUMN adalah merampingkan 51 anak cucu usaha dari Pertamina, Telkom, dan Garuda Indonesi. Erick akan meneruskan perampingan dengan tetap memerhatikan para karyawan yang bekerja di dalamnya.

Kementerian sudah melakukan pemetaan BUMN berdasarkan portofolio bisnis. Pemetaan itu dilakukan berdasarkan parameter nilai ekonomi layanan publik.

Erick juga menyebut akan menentukan langkah dan strategi bagi Kementerian BUMN untuk memutuskan mempertahankan, mentransformasikan, mengkonsolidasikan, atau divestasi atau pelepasan perusahaan.

Ia pun berharap upayanya mampu mengantisipasi dampak perekonomian Indonesia akibat wabah virus corona.

Erick menilai sejumlah negara termasuk Indonesia tentu memiliki tantangan berat dalam sektor ekonomi lantaran virus coroa. Ia menyebut adanya potensi risiko berat dan sangat berat.

"Pemerintah tak tinggal diam dan terus berusaha menjaga perekonomian bangsa," tegas Erick.

Erick menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengambil inisiatif dengan menerbitkan sejumlah aturan dalam menjaga perekonomian nasional di tengah pandemi Covid-19 dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan, pihaknya akan berupaya keras untuk menjaga pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta langkah-langkah ini mendapatkan apresiasi dari Managing Director IMF.




Berita Lainnya

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis

30/09/2020 10:41 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA