Wednesday, 25 Nov 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Polisi Gerebek Tempat Produksi Pembuatan Tembakau Gorila dengan Omzet Rp 4,5 Miliar

Dewi Sari - 03/04/2020 15:16

Beritacenter.COM - Sebanyak empat lokasi berbeda tempat produksi pembuatan tembakau sintetis atau tembakau gorila digerebek oleh Satresnarkoba Polda Metro Jaya. Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan 14 orang tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pelaku merupakan home industri jaringan Jakarta - Cirebon - Bandung. Polisi menerima laporan dan melakukan penyelidikan mulai dari 17 Maret hingga 31 Maret 2020.

Polisi langsung bergerak cepat dengan menggerebek empat lokasi berbeda dan mengamankan 12 orang pelaku.

"Total ada 12 tersangka. Rinciannya di Tangerang lima tersangka, Jagakarsa satu tersangka, di Bandung lima tersangka dan Cirebon satu tersangka," kata Yusri kepada wartawan Jumat (3/4/2020).

Menurut Yusri, mereka ditangkap karena terbukti melakukan pembuatan ganja sintetis yang biasa disebut dengan tembakau gorila. Sindikat ini biasa memproduksi sendiri dan menjual tembakau gorila itu melalui media sosial Instagram.

"Pelaku ini rata-rata sudah bisa buat sendiri, mereka chating sama-sama dan gunakan media sosial. Jadi mereka terpecah-pecah dan bisa buat sendiri dan jual sendiri-sendiri," ujarnya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa 10 kg tembakau gorila dan 7 kg bibit canabionid yang merupakan zat kimia untuk pembuatan tembakau gorila. Polisi hingga kini masih mendalami asal usul bibit canabionid tersebut dan masih mengembangkan kasus tersebut.

"Ini mereka sudah memproduksi sekitar 10 kg lebih kalau ditotal Rp4,5 miliar kalau dijual ke pasaran," kata Yusri. Saat ini, para tersangka sudah ditahan di Polda Metro Jaya. Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 UU RI No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara paling lama seumur hidup.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA