Friday, 28 Jan 2022
Temukan Kami di :
News

Heran dengan Penolakan Jenazah Korban Corona, Yuri : Takut Jenazahnya Batuk?

Apa sih yang dikhawatirkan? Takut jenazahnya bersin, jenazahnya batuk?

Aisyah Isyana - 01/04/2020 11:05

Beritacenter.COM - Pemerintah menyayangkan adanya insiden penolakan warga terhadap jenazah pasien virus Corona (Covid-19) di sejumlah daerah. Kemenkes mempertanyakan soal apa yang dikhawatirkan dari jenazah korban Corona.

"Apa sih yang dikhawatirkan? Takut jenazahnya bersin, jenazahnya batuk?," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto saat dihubungi, Rabu (1/4/2020).

Yuri menyinggung soal ketakutan yang sama saat warga mendekati pasien nomor 1,2, dan 3 dulu. Dia mengaku tak habis pikir dengan adanya penolakan warga terhadap jenazah korban Corona yang hendak di makamkan.

"Ini kan juga ketakutan yang sama mendekati rumah pasien nomor 1, 2, 3. Padahal orangnya di RS. Yang masih hidup orangnya bersin-bersin aja perawat nggak takut. Orang masih lewat depan RSPI kan," tuturnya.

Dalam hal ini, Yuri memastikan jika jenazah pasien Covid-19 telah ditangani sesuai protokol kesehatan sebagaimana standar WHO. Untuk itu, Yuri sangat menyesalkan adanya warga yang malah takut dengan jenazah korban Corona, sedangkan saat keluyuran diluar rumah malah tak takut terpapar.

"Kalau lihat fenomena itu, coba dipikirkan dari sisi masyarakat. Apa sih yang ditakutkan. Satu sisi takut pada mayat, sisi lainnya nggak takut keluyuran kontak dekat (dengan penderita COVID-19). Ironis kan," kata Yuri.

Untuk diketahui, sebelumnya terjadi fenomena penolakan pemakaman jenazah korban Covid-19 di sejumlah daerah, seperti Gowa, Makassar, Medan dan Depok.

Warga Depok disebut menolak pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) Corona di Tempat TPU Islam Perigi, Bedahan, Sawangan, Depok. Selanjutnya di Medan, terpajang spandung penolakan jenazah positif Corona yang sempat terpasang di wilayah Medan Tuntungan.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA