Sunday, 05 Jul 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Ini Alasan Wapres Ma'ruf Minta Rapid Test Dilakukan Secara Door to Door

Baharuddin Kamal - 26/03/2020 16:15 Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Beritacenter.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta pelaksanaan Rapid test Corona yang akan dilakukan di sejumlah daerah untuk tidak melanggar physical distancing.

"Dilakukan pengetesan itu di tempat-tempat tertentu, dengan jumlah tertentu yang tidak melanggar physical distancing-lah atau social distancing, sehingga kerawanannya bisa dihindari," ujar Ma'ruf, Kamis (26/3/2020).

Ma'ruf mengatakan, banyak cara yang dapat dilakukan untuk melaksaan rapid test. Diantaranya dengan door to door atau dilakukan dengan jumlah terbatas.

"Bagaimana itu tes-tes dilakukan, saya kira bisa dengan berbagai cara. Ada yang door to door, ada juga disediakan di tempat dengan jumlah terbatas, yang penting jangan sampai ada kerumunan yang banyak," kata Ma'ruf.

Sebelumnya diketahui, ada sejumlah daerah yang merencanakan rapid test dengan mengumpulkan orang banyak di dalam satu tempat atau ruangan. Namun, rencana tersebut telah dibatalkan.

"Oleh karena itu, beberapa daerah yang tadinya akan melakukan pengetesan melalui kerumunan yang banyak, itu syukur sudah dibatalkan," tuturnya.

Ma'ruf juga mengatakan, pengiriman alat test tersebut akan dilakukan oleh pihak BNPB ke Provinsi. Namun, dia juga meminta pemerintah daerah tidak hanya menunggu, tapi juga proaktif agar distribusi berjalan cepat.

"Pengiriman itu dilakukan oleh BNPB ke provinsi-provinsi, kemudian distribusinya dilakukan oleh provinsi ke kabupaten-kota. Tapi saya berharap supaya kabupaten-kota itu tidak hanya menunggu, tapi menjemput bola, proaktif, sebab kadang-kadang ada daerah yang agak jauh dari provinsi," kata Ma'ruf.

"Oleh karena itu, supaya distribusinya tidak terlambat, oleh karena itu perlu menunggu, kalau perlu mendatangi kemudian membawa sendiri supaya distribusinya lebih cepat sampai sasaran," sambungnya.




Berita Lainnya

ADIL DALAM LIHAT RUU HIP

30/06/2020 14:50 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA