Saturday, 04 Apr 2020
Temukan Kami di :
News

Pasien Positif Corona di Jateng meningkat, Ganjar Minta kepala Daerah Lakukan Ini...

Baharuddin Kamal - 26/03/2020 10:22 Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Beritacenter.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta kepada Wali Kota serta Bupati untuk terus mengawasi kesehatan para perantau di daerahnya masing-masing. Hal itu bertujuan guna mencegah adanya peningkatan kasus positif virus Corona atau Covid-19. Perlu diketahui saat ini di wilayah Jawa Tengah ada 38 pasien positif corona.

"Kami minta setiap perantau cek kesehatan dan pantau terus. Kalau perlu protokol terus memantau sampai level desa, bahkan RT, dan RW," kata Ganjar Pranowo, Rabu (25/3/2020).

Dari informasi yang didapat, lanjut Ganjar, ada pergerakan warga perantauan dari Jateng yang mempercepat mudik ke kampung halaman.

"Ada 80 bus membawa 1.776 penumpang dari Jakarta ke Jepara. Juga terjadi peningkatan penumpang dari Jabodetabek yang turun di terminal-terminal di Jateng," jelasnya.

Di tempat yang sama, Ganjar mengatakan ada 10 rumah sakit yang tengah merawat pasien positif corona. 10 rumah sakit itu diantaranya yakni RS Moewardi Surakarta 1 orang, RSUP Dr Kariadi Semarang 2 orang, RS Wongsonegoro Semarang 4 orang, RSUD Goeteng Purbalingga 3 orang, RSUD Cilacap 1 orang, RSUD Banyumas 3 orang, RS Kardinah Tegal 1 orang, RSUD Soediran Wonogiri 1 orang, RS Sudjono Magelang 2 orang, dan RSUD Setjonegoro Wonosobo 1 orang.

"Pasien yang dirawat 34 orang dan empat telah meninggal dunia. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 2.858 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 257," ucapnya.

Menurutnya, peningkatan jumlah pasien corona yang drastis ini harus menjadi perhatian serius bagi masyarakat. Ganjar menghimbau kepada warga agar tidak banyak melakukan aktifitas di luar rumah guna mencegah adanya penularan virus corona.

"Jangan menyepelekan, jangan merasa kuat dan sehat lalu berbuat semau sendiri tanpa mengindahkan imbauan pemerintah. Boleh jadi Anda kuat, Anda sehat, atau imun Anda bagus, sehingga meskipun tertular Anda tidak merasakan gejala sakit. Tapi ketahuilah, Anda tetap bisa menularkan virus ini pada orangtua, istri, suami, dan anak-anakmu," ungkapnya.

Dengan itu, Ganjar meminta kepala daerah untuk menutup tempat-tempat yang berpotensi menciptakan kerumunan seperti alun-alun, objek wisata, pantai dan sebagainya.

"Kami juga melarang setiap bentuk aktivitas massal seperti peribadatan dan resepsi pernikahan. Sebab sekarang sudah banyak korban jatuh. Bahkan tak sedikit tenaga medis yang berguguran. Karena itu, sayangi dirimu, sayangi keluargamu, bersama kita patuhi himbauan pemerintah, agar tidak semakin banyak air mata tertumpah. Semoga pageblug ini segera bisa kita lalui," tutupnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA