Monday, 06 Jul 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Rapid Test Hanya untuk 2 Katagori Ini, Begini Penjelasan Istana

Lukman Salasi - 25/03/2020 12:47

BeritaCenter.COM – Pemeriksaan metode rapid test virus Corona (COVID-19) ternyata tidak dilakukan secara massal. Penggunaan rapid test ini hanya untuk dua katagori saja yaitu, terhadap petugas medis dan masyarakat yang kontak langsung dengan pasien positif.

Penggunaan rapid test hanya untuk dua katagori saja, pemerintah beralasan hal ini dilakukan agar lebih cepat dan efektif.

"Rapid test secara masif, tapi tidak massal, karena kalau massal itu kerumunan, kalau masif itu ada metode sehingga tidak terjadi kerumunan, sehingga cepat dan masif," kata Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian saat dihubungi, Selasa (24/3/2020).

Donny mengatakan rapid test tidak akan diberlakukan untuk masyarakat yang berada dalam kondisi sehat. Rakyat yang dalam pemantauan menurutnya yang menjadi prioritas rapid test.

"Rapid test hanya diberikan ke orang yang pernah berkontak dengan pasien positif atau memiliki gejala positif, tapi yang sehat tidak karena kita harus menyiapkan rapid test abgi banyak orang, sehingga rakyat yang dalam pemantauan itu jadi prioritas, beri peluang lebih dahulu kepada mereka yang lebih membutuhkan, agar lebih efektif," ucapnya.

Selain itu, Donny juga memastikan saat ini proses rapid test sudah berjalan. Pemerintah provinsi seluruh Indonesia sudah diminta untuk membuat peta penyebaran Corona dan metode menerapkan rapid test.

"Sudah berjalan, masing masing pemprov sudah ada peta penyebaran, mana daerah yang sudah akan dirapid test, gimana metode supaya tidak ada kerumunan itu semua sudah disiapkan gitu," ujar Donny.




Berita Lainnya

ADIL DALAM LIHAT RUU HIP

30/06/2020 14:50 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA