Wednesday, 08 Apr 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Jokowi: CATAT! Tidak Boleh Dept Collector Nagih Angsuran di Tengah Pandemi Corona

Anas Baidowi - 25/03/2020 06:47

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang Bank dan Industri keuangan non-Bank menagih angsuran ke masyarakat ditengah pandemi corona. Apalagi sampai menggunakan jasa dept collektor. Presiden meminta agar Polisi mencatat hal ini.

"Bank dan industri keuangan non bank dilarang kejar-kejar angsuran. Apalagi menggunakan debt collector itu dilarang dan saya minta kepolisan catat," tegas di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Jokowi menyatakan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan relaksasi kredit usaha kecil mikro dan menegah (UMKM) dengan nilai kredit di bawah Rp 10 miliar. Ia juga menyebut bahwa ada keringanan pembayaran cicilan selama 1 tahun.

"Asal digunakan untuk usaha, ada pengurangan bunga dan penundaan cicilan 1 tahun," katanya.

OLeh sebabnya, Presiden meminta kepada tukang ojek, sopir taksi, nelayan, tak khawatir dengan pembayaran cicilan perahu, mobil dan motor.

Pemerintah, kata dia, juga memberikan keringanan kredit kendaraan untuk para pekerja transportasi.

"Kepada tukang ojek dan taksi yg kredit motor mobil, nelayan kredit perahu tidak perlu khawatir," ucap dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyadari pandemi virus corona berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Terlebih, dengan adanya kebijakan physical distancing atau jaga jarak antarmanusia.

"Untuk sopir angkot dan ojek yang paling berat di Sumut turunnya sampai 44 persen. Angka-angka seperti ini mohon dikalkulasi secara detail," tutur Jokowi saat memberikan pengarahan kepada para gubernur melalui video conference dari Istana Merdeka Jakarta.




Berita Lainnya

Begini Kata Menkes Jakarta Perlu PSBB

07/04/2020 22:24 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA