Monday, 30 Mar 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

BNN Gagalkan Penyelundupan Sabu 32 Kg dari Aceh

Dewi Sari - 24/03/2020 18:34

Beritacenter.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjsama dengan Bea Cukai Banda Aceh berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu - sabu seberat 32 kilogram (kg). Selain mengamankan barang haram itu, 5 orang pelaku ditangkap di dua tempat terpisah.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap Samsul, Asan, dan Yani diJalan Lintas Sumatera, Tanah Datar, Kabupaten Asahan, Selasa (24/3/2020). Polisi mengamankan sabu - sabu seberat 20 kg.

Kemudian kasus ini dikembangkan oleh tim BNN dan Beacukai, sehingga kembali mengamankan 12 kg sabu dari tersangkaMahyudi dan Syahril di Ukee Rubek Barat ,Kabupaten Aceh Utara.

Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Arman Depari mengatakan, peristiwa penagngkapan itu berawal ketika ada informasiakan ada penyelundupan narkoba dari Tanjung Balai ke Medan.

"Langsung dilakukan penyelidikan," kata Arman Depari dalam pers realisnya, Selasa (24/3/2020).

Berawal dari petugas mencurigai adanya pelaku melintas dengan menggunakan mobil hingga langsung dilakukan penggeledahan. Terbukti, 20 kg sabu dari mobil tersangka diamankan.

Kemudian dalam waktu bersamaan dalam penggeledahan mobil tersebut, tim BNN juga menangkap Asan dan Yani diduga sebagai pemesan narkoba yang dibawa Syamsul tersebut.

Arman Depari menjelaskan, dari kasus ini pihaknya terus melakukan pengembangan bersama Bea Cukai di Aceh. Akhirnya, merekameringkus dua tersangka lain, yakni Mahyudi dan Syahril dengan kepemilikan sabu seberat 12 kg dii Ukee Rubek Barat Aceh Utara.

Ke-12 bungkus atau 12 kg narkoba jenis sabu itu terungkap, sengaja di sembunyikan dengan cara ditanam dipekarangan belakang rumah tersangka. Ketika dilakukan penggalian, ditemukan drum minyak berwarna biru yang berisi 12 bungkus narkoba tersebut.

Arman mengatakan dari pengakuan kedua pelaku barang haram itu diambil dari Malaysia dengan menggunakan jalur laut dengan diserahterimakan di laut. Kemudian, diselundupkan ke pelabuhan- pelabuhan tikus yang banyak terdapat di Pantai Timur Sumatera.

"Rencananya narkoba itu akan diedarkan ke wilayah Aceh, Sumut, dan Jakarta. Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di kantor BNN, akan dikembangkan untuk mengungkap jaringannya," tandasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA