Friday, 03 Jul 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Polres Jakut Jual Masker Hasil Sitaan, Mahfud MD : Masyarakat Butuh, Gapapa

Baharuddin Kamal - 06/03/2020 16:40 Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Beritacenter.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD angkat bicara terkait Polres Jakut yang menjual kembali masker sitaan dengan harga Rp4.400 per 10 lembar. Menurutnya, hal itu boleh saja dilakukan, asalkan uangnya kembali ke negara.

"Masyarakat butuh, asal uang tidak dimakan sendiri kan boleh. Kembali ke negara, bisa kembali dia di mana disita," kata Mahfud di Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Baca juga : Polisi Jual Masker Sitaan, Kok Bisa??? Begini Penjelasan Lengkap dari Kompolnas...

"Yang penting dipertanggungjawabkan. Yang penting masyarakat butuh supaya dilayani," jelasnya.

Mahfud mengatakan, hal itu sama sekali tidak melanggar hukum. Pasalnya, tindakan tersebut untuk kepentingan umum masyarakat.

"Menurut saya sih enggak papa. Tetapi lihat motif dulu. Menjual punya orang yang disita itu kan kalau penjualan mau dianggap pelanggaran pidana kan harus ada dulu motifnya," pungkasnya.

Baca juga : Cegah Korona, Presiden Jokowi Berikan Tips Cuci Tangan yang Baik

Sebelumnya diketahui, Polres Metro Jakarta Utara menerapkan diskreksi dengan mengacu Undang-Undang no 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian.

"Di mana tindakan kami lakukan agak sedikit melanggar aturan tapi tindakan tersebut untuk kepentingan umum masyarakat yang lebih luas," ucap Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Budi Herdi Susianto.

Budi mengatakan, pihaknya akan mengubah satu ruangan untuk menjadi tempat penjualan yang nantinya tersangkalah yang menjadi pedagangnya. Sedangkan, polisi hanya mengawasi.

"Nantinya masker dibungkus dalam plastik. Satu plastik berisikan 10 lembar masker. Satu warga hanya dibatasi 10 plastik itu, biar kebagian yang lain," ucapnya.

Budi juga mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Jakarta Utara untuk menentukan harga jual. Menurut informasi, satu kotak harganya Rp22.000.

"Nah nanti kita juga Rp22.000, nah tapi Rp22.000 itu kan 1 kotak isinya 50, berarti Rp440 per lembar, karena kami jual per 10-an nanti kami hargai Rp4.400 per 10 masker," ucap dia.




Berita Lainnya

ADIL DALAM LIHAT RUU HIP

30/06/2020 14:50 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA