Saturday, 16 Jan 2021
Temukan Kami di :
News

BMKG Ingatkan Masyarakat DIY Waspadai Cuaca Ekstrem

Anas Baidowi - 01/03/2020 09:18 Ilustrasi

Beritacenter.COM - Badan Meterologi Klimatologi dan Geologi (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) agar mewaspadai hujan lebat dalam sepekan kedepan.

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas menjelaskan, analisis dinamika atmosfer terkini terdapat pola bertekanan rendah di wilayah Belahan Bumi Selatan (BBS).

"Tekanan itu cukup aktif berpengaruh pada pembentukan potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa, terkhusus di DIY," jelasnya, Minggu (1/3/2020).

Tekanan rendah tersebut berada di Pesisir Australia Barat bagian utara dan di Samudera Hindia selatan Jawa Timur serta sirkulasi angin tertutup di utara Papua Barat.

Akibatnya pola pertemuan massa udara terbentuk memanjang dari Perairan Selatan Jawa Timur hingga selatan NTB.

Reni juga mengatakan labilitas udara cukup kuat di wilayah Jawa. Kondisi itu berkontribusi pada peningkatan konvektifitas skala lokal di wilayah Jawa dan sekitarnya.

Lebih lanjut kata Reni, faktor kondisi suhu muka laut di wilayah Perairan Selatan Jawa yang masih cukup hangat yakni antara 30-31°C meningkatkan suplai uap air yang berdampak pada potensi pembentukan awan hujan

Mencermati kondisi dinamika atmosfer tersebut Reny mengatakan dalam beberapa hari ke depan ada wilayah yang berpotensi diguyur hujan lebat.

Pada periode 1-3 Maret 2020 meliputi Kabupaten Kulon Progo (Kalibawang, Samigaluh, Girimulyo, Panjatan, Kokap, Temon, Wates), Kabupaten Sleman (Pakem, Cangkringan, Turi, Tempel, Sleman, Ngaglik, Ngemplak, Minggir, Seyegan, Godean, Mlati, Gamping, Depok, Kalasan), Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul (Imogiri, Dlingo, Piyungan, Pleret, Jetis, Banguntapan, Sewon, Kasihan) dan Kabupaten Gunungkidul (Gedangsari, Ponjong, Karangmojo, Semin, Ngawen, Nglipar).

Sementara pada periode 4-7 Maret 2020 di Kabupaten Kulon Progo (Kalibawang, Samigaluh, Girimulyo, Panjatan, Kokap, Pengasih, Temon, Wates, Galur, Nanggulan), Kabupaten Sleman (Pakem, Cangkringan, Turi, Tempel, Seyegan, Sleman, Ngaglik, Mlati, Gamping), Kabupaten Bantul (Srandakan, Sanden, Pandak) dan Kabupaten Gunungkidul (Girisubo, Rongkop, Ponjong, Semanu, Karangmojo, Semin, Ngawen).

"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," pinta Reni.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA