Tuesday, 31 Mar 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Menkominfo Soal Pusat Integrasi Data Nasional : Dibangun di Jakarta dan Ibu Kota Baru

Aisyah Isyana - 28/02/2020 21:15

Beritacenter.COM - Pemerintah tengah merencanakan pembangunan Pusat Data Nasional. Rencannya, Jakarta dan ibu kota negara baru di Kalimantan Timur akan menjadi lokasi dimana Pusat Data Nasional itu dibangun.

Dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, awalnya terdapat 4 lokasi yang rencananya akan dibangun Pusat Data Nasional, yakni di Jakarta, Batam, Manado, dan Jatiluhur. Namun, atas berbagai pertimbangan, rencana itu diubah menjadi Jakarta dan ibu kota negara baru saja.

Baca juga : Jokowi: Pemain Global Seperti Google, Microsoft, Tertarik Bangun Pusat Data di Indonesia

"Yang kita ingin lihat 2 kota saja, Jakarta yang pusat data sekarang ini ada dan di ibu kota negara baru. Karena di Ibu kota negara baru itu full digital. Dan di Kalimantan Timur sudah ada landed zonenya, ada fiber optik kabel laut sudah masuk ke situ, tinggal disambung sedikit saja," ujar Johnny di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (28/2/2020).

Jhonny menyebut instansi negara sejatinya memiliki masing-masing pusat data atau data center. Kendati begitu, Jhony menyebut sebagian pusat data itu tak memenuhi standar.

"Pusat data pemerintah dari analis kita saat ini ada 2.700 pusat data dan ruang server pemerintah, yang tersebar dan sebagian besarnya tidak memenuhi standar," ujar Johnny.

Rencananya, Pusat Data Nasional akan mulai dibangun tahun ini dan ditargetkan selesai pada 2024 mendatang. Guna merealisasikan hal itu, pemerintah akan berfokus konsolidasi aplikasi dan data standardisasi, pelelangan proyek, penyediaan lahan dan pembiayaan tahun ini.

"Kita harapkan begitu karena Ini besar sekali. bayangkan 2.700 data center. Begitu banyak. Itu pemerintah, belum lagi swasta. Ada banyak perusahaan yang ingin investasi soal data di Indonesia. Ada Microsoft, Alibaba, Amazon," ucap Johnny.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA