Tuesday, 31 Mar 2020
Temukan Kami di :
News

Pangdam Pastikan Tindak Tegas Oknum TNI Perusak Polsek di Tapanuli Utara

Tadi saya sudah sampaikan bahwa proses sedang berlanjut, berikan waktu karena kan ini tidak bisa cepat-cepat supaya tepat. Tapi saya yakini bahwa yang salah pasti akan kita tindak tegas

Aisyah Isyana - 28/02/2020 19:11

FOKUS : Polisi

Beritacenter.COM - Pangdam Bukit Barisan, Mayjen MS Fadhilah memastikan akan menindak tegas anggotanya yang terbukti terlibat aksi perusuakan kantor Polsek Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara. Dia menyebut aksi perusakan di kantor Polsek bermula atas kesalahpahaman.

"Jelas. Tadi saya sudah sampaikan bahwa proses sedang berlanjut, berikan waktu karena kan ini tidak bisa cepat-cepat supaya tepat. Tapi saya yakini bahwa yang salah pasti akan kita tindak tegas," kata Fadhilah di Kodam I Bukit Barisan, Medan, Jumat (28/2/2020).

Baca juga : Arogansi Oknum TNI Penyebab Bentrok Polisi di Tapanuli Utara

Insiden perusakan Polsek Pahae Julu bermula dari salah paham anggota Kompi A yang hadir di Batalyon 123. Fadhilah menyebut anggota Kompi A itu mengambil jalur lawan arah saat ada kemacetan akibat kecelakaan truk terguling.

"Anggota kita ini kelihatannya karena buru-buru, mengambil jalur pintas dengan melawan arah. Inilah yang menyebabkan kesalahpahaman dan berakibat berefek pada hal tersebut," ujarnya.

Sementara terkait bentrokan yang berujung terlukanya sejmlah anggota, dia juga sudah meminta anggotanya untuk menyampaikan permohonan maaf. "Saya sudah suruh anggota yang melakukan itu menjumpai korban penganiayaan untuk menyampaikan permohonan maaf. Termasuk Polsek yang rusak segara untuk diperbaiki," tuturnya.

Dia juga mengaku sangat menyayangkan terjadinya bentrokan itu dan meminta maaf kepada pihak kepolisian serta masyarakat setempat. Fadhilah memastikan proses penyelidikan terkait siapa saja yang terlibat keributan masih terus berjalan.

"Saya sangat menyesali dengan kejadian ini. Saya selaku Pangdam memohon maaf tidak hanya kepada Polda, tapi juga kepada semua masyarakat," ujarnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA