Wednesday, 27 May 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Modus Janjikan Nilai dan HP Baru, Guru Mesum di Padang Gagahi Siswi 2 Kali

Aisyah Isyana - 27/02/2020 20:13

Beritacenter.COM - Seorang guru bernama Joni Wardi (58) harus berurusan dengan polisi lantaran diduga telah mencabuli muridnya sendiri. Mengumbar janji korban akan mendapat nilai bagus jika menurut, pelaku dengan teganya mencabuli muridnya sendiri.

"(Modus) Menjanjikan memberi nilai bagus dan mengajak belanja dan dijanjikan membelikan handphone," kata Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman Iptu Abdul Kadir Jailani saat dihubungi, Kamis (27/2/2020).

Baca juga : 

Polisi menangkap pelaku saat tengah berada di sekolah, Selasa (25/2) lalu. Penangkapan terhadap pelaku bermula dari adanya laporan orangtua korban yang tak terima anaknya dicabuli oleh pelaku.

Saat diperiksa polisi, Joni mengaku telah mencabuli korban yang baru berusia 16 tahun sebanyak dua kali. Aksi pecabulan itu dilakukan guru kesenian itu pada Oktober 2019 dan Januari 2020 lalu.

"Dua kali pengakuannya sampai saat ini. Korban sama," kata Iptu Jailani.

Tersangka melakukan aksi bejadnya yang pertama ke korban di dalam mobil yang terparkir di sebuah TK di Desa Limpato Sungai Sariak, Padang Pariaman. Sementara pencabulan kedua diakui Joni dlakukan di kedaiamannya saat sang istri sedang tidak ada di rumah.

Jailani menyebut tersangka dekat dengan korban lantaran pernah menawarkan diri menjadi orangtua angkatnya. Dengan modus menjadi orang tua angkat, pelaku akhirnya bisa mendekati korban. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif polisi.

"Dia modus awalnya itu mengangkat anak itu menjadi anak angkat. Pelaku melihat anak tersebut awalnya menawarkan, 'jadi anak bapak saja mau?'. Modus dia biar bisa dekati korban. Setelah itu tawari nilai bagus dan mengajak dia membeli baju dan membelikan handphone," ungkap Iptu Jailani.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA