Sunday, 29 Nov 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Melawan Saat Ditangkap, Polisi Tembak Kompolotan Begal Sadis hingga Tewas

Dewi Sari - 26/02/2020 17:26

Beritacenter.COM - Tim Jatanras Polrestabes Surabaya menembak komplotan begal sadis yang sering melakukan aksinya di wilayah Jawa Timur. Ketinganya ditembak lantaran melawan petugas saat ditangkap.

Ketiga pelaku tewas setelah dihadiahi timah panas oleh petugas hingga menembus tubuh begal tersebut. Ketiga mayat itu dibawa ke RSU dr Soetomo.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan, ketiga pelaku yang merupakan warga Malang.

"Ketiga pelaku merupakan spesialis pencurian sepeda motor lintas daerah," kata Kasat Reskrim, Rabu (26/2/2020).

Ketiga pelaku ingin melakukan aksinya mencuri sepeda motor di wilayah Kota Malang dan Kota Surabaya.

Terbongkarnya ketiga pelaku berawal dari polisi menangkap penadah motor hasil curian di wilayah Madura. Dari penangkapan penadah, polisi mendapatkan tiga identitas pelaku pencurian sepeda motor.

"Lalu kami mencari tahu identitas dan mencari keberadaan pelaku," jelas Sudamiran.

Sudamiran mengatakan pelaku berada di wilayah Kota Surabaya. Pelaku diduga berada di daerah Kedung Baruk Kecamatan Rungkut.

Tidak ingin kecolongan, polisi langsung bergegas melakukan pengejaran terhadap pelaku dengan menggunakan mobil engan plat nomor N yang diduga adalah rombongan ketiga pelaku.

"Kami lantas menghentikan mobil hitam tersebut. Seorang sopir keluar dengan menunjukkan senjata api dan 2 orang tersangka lain keluar membawa golok," ungkap Sudamiran.

Lantaran mengeluarkan senjata api, petugas pun langsung melakukan tembakan peringatan. Namun, pelaku justru melakukan perlawanan. Setelah itu pelaku ditembak oleh petugas dan ketiganya tertembak dan meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit.

"Usai dilakukan tembakan berulang kali, petugas melihat pelaku sudah terkapar. Selanjutnya petugas memeriksa kendaraan. Menurut hitungan bekas lubang tembakan di mobil, setidaknya ada 12 titik lubang bekas tembusan peluru di kaca dan body mobil," urai Sudamiran.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti senjata airsoft gun, dua senjata tajam, lima kunci T yang dipakai mencuri dan sepeda motor. Sementara saat ditanya identitas dari tiga tersangka, yang membawa identitas hanyalah Bambang (30) asal Malang.

"Bambang juga merupakan residivis pembunuhan yang belum lama bebas dari penjara," pungkas Sudamiran.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA