Sunday, 05 Apr 2020
Temukan Kami di :
Keuangan

Begini Kata Menkeu Sri Mulyani Cegah Ekonomi Indonesia Krisis

Indah Pratiwi - 26/02/2020 16:45

Beritacenter.COM - Menteri Keuangan(Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan, dirinya bukanlah cheerleaders melainkan seorang menteri yang mengelola keuangan negara. Hal itu diungkapkan saat ia disinggung soal bengkaknya defisit anggaran negara.

Menkeu Sri mengaku dirinya harus mempunyai pengetahuan dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara(APBN) untuk menopang perekonomian Indonesia apapun kondisinya. Akan tetapi, ketika ekonomi lemah dan penerimaan negara kecil, dia tidak akan membuat APBN sedemikian ketat untuk menekan defisit.

"Jadi saya bukan cheerleader tapi saya adalah countercyclical. Kaya Anda lagi senang, ekonomi boom, saya akan jadi orang paling tidak populer karena saya pungut pajak dan save untuk nanti kalau ekonomi nyungsep lagi, saya spend. Anda gloomy saya belanja-belanja," kata dia di Jakarta, Rabu(26/2/2020).

Seperti salah satu contoh, kata dia, pemerintah akan mengesahkan RUU Omnibus Law Perpajakan. Melalui aturan itu, kata dia, pemerintah akan melonggarkan segala bentuk perpajakan demi memberi ruang bagi pelaku usaha.

"Jadi kalau situasi ekonomi turun, penerimaan pajak lemah, kita memang harus siapkan diri untuk tingkatkan defisitnya. Karena kalau pemerintah ikut mengencangkan ikat pinggang, yang terjadi procyclical, ekonomi lemah, pemerintah tetap mau karena penerimaan pajak turun maka kita potong semua belanja, maka ekonomi nyungsep," tegasnya.

Jika situasi negara mengalami defisit APBN, maka negara memerlukan pendapatan di luar negara atau terpaksa harus berutang. Namun, semua itu sudah dikalkulasikan untuk menjaga situasi kondisi kemampuan negara.

"Biayanya dari mana? defisit itu dibiayai dari pembiayaan. Hari ini kita bisa issue bonds 30 tahun dengan suku bunga di bawah tiga persen. Kemarin kalau pakai Euro bahkan di bawah dua persen hanya 1,9 persen. Artinya untuk melakukan countercylcical biaya kita relatif kecil, namun ya itu pembiayaan," ujarnya.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA