Tuesday, 31 Mar 2020
Temukan Kami di :
News

Hasil Survei Medina: 55,4% Puas dengan Kinerja Jokowi-Ma'ruf, Unggul di Infrastruktur

Aisyah Isyana - 24/02/2020 17:55

Beritacenter.COM - Survei tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'urf Amin dirilis lembaga survei Median. Adapun hasil survei itu, yakni 55,4 persen responden mengaku puas dengan hasil kinerja Jokowi-Ma'ruf.

Survei itu digelar pada pekan pertama dan kedua Feburari, dengan 1.200 responden yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Sementara margin of error survei, yakni sebesar 2,8 persen dengan tingkat keperceyaan 95 persen.

Baca juga : 

Ribuan responden yang berpartisipasi dalam survei diberi pertanyaan 'hingga saat ini apakah Anda sangat puas, puas, tidak puas, atau tidak puas dengan kinerja Joko Widodo-Ma'ruf Amin selaku Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia saat ini?'.

"Tingkat kepuasan itu 55,4 persen untuk kinerja Jokowi-Kiai Ma'ruf," kata Direktur Median Rico Marbun di Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2020).

Berdasarkan hasil survei, kinerja Jokowi-Ma'ruf paling baik ada pada bidang infrastruktur. Adapun kekeraungan pemerintahan yang paling banyak diniali ada pada bidang ekonomi dan kesejahteraan.

"Dengan keberhasilan pemerintah yang paling besar ini pada infrastruktur, 24,2 persen. Kekurangan pemerintah saat ini paling tinggi ekonomi dan kesejahteraan, 22,9 persen," ujar Rico.

Adapun hasil survei Median terkait tingkat kepuasan terhadap kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin, yakni: Sangat puas 7%, Puas 48,4%, Tidak puas 31,4%, Sangat tidak puas 3,9%, dan Tidak tahu/tidak jawab 9,2%

Sementara 5 besar keberhasilan pemerintah berdasarkan survei Median, yakni : Infrastruktur 24,2%, Kesehatan meningkat 3,2%, Pendidikan 2,5%, Dana desa 2,4%, dan bantuan rakyat miskin 2,3%.

Untuk 5 besar kekurangan pemerintah berdasarkan survei Median, yakni: Ekonomi dan kesejahteraan 22,9%, Bantuan tidak tepat sasaran 4,8%, Kesehatan 4,5%, Korupsi 4,2%, dan Pelayanan publik/birokrasi 2,7%.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA